Breaking News:

Virus di Corona di Banten

Cerita Penjual Oksigen di Kota Serang Kewalahan, Layani 24 Jam, Harga Tabung Kecil Tetap Rp 50.000

Penjual oksigen CV Berkat Jaya di Kota Serang, Ardi (30), menuturkan bahwa tokonya kekurangan tabung oksigen karena melonjaknya kasus Covid-19.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Amanda Putri Kirana
TRIBUNBANTEN.COM/DESI PURNAMASARI
Penjual Oksigen isi ulang CV Berkat Jaya di Desa Derangong, Kampung Legok Sukmajaya, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Ardi (30), menuturkan bahwa tokonya kekurangan tabung oksigen semenjak Covid-19 kembali melonjak di Kota Serang 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kasus Covid-19 yang melonjak sejak beberapa pekan lalu membuat tabung oksigen medis mulai diburu masyarakat.

Tabung gas oksigen medis ini digunakan terutama untuk pasien yang terpapar virus corona.

Penjual oksigen isi ulang CV Berkat Jaya, Ardi, bahkan menuturkan bahwa tokonya kekurangan tabung oksigen.

Lantaran tabung itu dipinjamkan kepada pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri (isoma) di rumah.

CV Berkat Jaya berada di Desa  Derangong , Kampung Legok Sukmajaya, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

Baca juga: Nekat Menimbun Oksigen Medis, Siap-Siap Denda Rp 2 Miliar dan Penjara 6 Tahun

Menurut Ardi, lonjakan pembelian oksigen mulai ia rasakan sejak tiga minggu belakangan ini.

"Sempat keteteran juga karena stok tabung udah nggak ada di sini," katanya kepada TribunBanten.com, Rabu (7/7/2021).

Karena banyak pembeli yang datang di malam hari, Ardi pun harus membuka toko isi ulang oksigennya selama 24 jam.

Sementara sebelum lonjakan Covid-19, Ardi mengaku hanya membuka toko dari pukul 07.00 sampai 17.00 WIB.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved