Breaking News:

Virus Corona di Banten

Pelanggar Prokes selama PPKM Darurat di Kota Serang Bakal Langsung Disidang di Tempat

Menurut Kusna, mereka yang disidangkan yakni warga yang terjaring operasi protokol kesehatan (prokes) pencegahan penularan Covid-19 selama PPKM Darura

Penulis: mildaniati | Editor: Abdul Qodir
Tribunbanten.com/Mildaniati
Posko Sidang Tipiring PPKM Darurat Pemerintah Kota Serang, Jalan Raya Veteran nomor 1 Serang, Rabu (7/7/2021). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Pemerintah Kota Serang bersama kejaksaan dan Pengadilan Negeri Serang mulai memberlakukan sidang di tempat terhadap para pelanggar tindak pidana ringan (tipiring) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Satu tenda sebagai ruang siang pun didirikan sisi Timur Alun-alun Kota Serang, Jalan Raya Veteran nomor 1 Serang, pada Rabu (7/7/2021).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Serang, Kusna Ramadani mengatakan pihaknya bersama beberapa pihak mulai mengadakan sidang tipiring pada pukul 09.00 sampai 12.00 WIB.

Sidang dilakukan dalam rangka penerapan PPKM Darurat sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat se Jawa-Bali.

Baca juga: UPDATE: Tambah 1.040 Pasien Covid-19 Meninggal dalam Sehari, Total 62.908 Orang Wafat

Baca juga: Tak Juga Jera, Warga tak Pakai Masker di Cilegon Dihukum Bersihkan Makam Hingga Panjat Pohon

Ilustrasi sejumlah warga yang melanggar protokol kesehatan Covid-19, seperti tak menggunakan masker, dihukum membersihkan makam.
Ilustrasi sejumlah warga yang melanggar protokol kesehatan Covid-19, seperti tak menggunakan masker, dihukum membersihkan makam. (Surabaya.Tribunnews.com/M Taufik)

Menurut Kusna, mereka yang disidangkan yakni warga yang terjaring operasi protokol kesehatan (prokes) pencegahan penularan Covid-19 selama PPKM Darurat.

Mereka yang terbukti melanggar prokes akan diberikan denda Rp 100 sampai Rp 150 ribu.

"Terutama yang tidak memakai masker," ujarnya.

Baca juga: Terapkan Mini Lockdown, Rumah Warga Positif Covid-19 di Lebak Diberi Tanda Bendera

Dalam rangka pelaksanaan PPKM Darurat, lanjut Kusna, pihaknya akan melakukan patroli di titik strategis.

Sidang tipiring ini akan diakhiri jika masyarakat sudah mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan PPKM Darurat.

"Lihat situasi dan kondisi, kalau memang sudah banyak warga masyarakat yang menuruti protokol kesehatan, enggak mesti ada sidang tipiring lagi," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved