Breaking News:

Virus Corona di Banten

Uang Insentif Tenaga Kesehatan RSUD Banten 9 Bulan Segera Cair, Tapi Pencairan secara Bertahap

Rina mengaku anggaran insentif bagi para tenaga kesehatan itu sudah tersedia.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Rina Dewiyanti di KP3B Banten, belum lama ini. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Sejumlah tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19 di RSUD Banten belum menerima insentif selama sembilan bulan.

"Kami merawat pasien Covid-19 mulai awal 2020. Awal tahun kemarin lancar, tapi dari Oktober 2020 sampai sekarang belum menerima insentif," ujar seorang tenaga kesehatan yang enggan disebutkan namanya kepada TribunBanten.com, Kamis (1/7/2021) malam.

Gubernur Banten Wahidin Halim pun meminta manajemen segera mencairkan insentif para tenaga kesehatan tersebut.

Rencananya insentif tersebut akan dilakukan dalam waktu satu minggu ini.

Baca juga: Cerita Tenaga Kesehatan RSUD Banten yang Menangani Pasien Covid-19, 9 Bulan Belum Terima Insentif

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Rina Dewiyanti, mengatakan rencananya RSUD Banten akan mengajukan secara bertahap.

"Rencana RSUD akan mengajukan secara bertahap," ujar Rina kepada TribunBanten.com melalui pesan singkat, Rabu (7/7/2021).

Menurut dia, pencairan itu dilakukan secara bertahap karena harus verifikasi dan input data di sistem Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terlebih dahulu.

"Proses itu memerlukan ketelitian," katanya.

Baca juga: Para Tenaga Kesehatan RSUD Banten Senang Insentif 9 Bulan Segera Dicairkan, Minta Jangan Dikurangi

Rina mengaku anggaran insentif bagi para tenaga kesehatan itu sudah tersedia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved