Breaking News:

Lakalantas

Mobil yang Tabrak Empat Motor di Sumurpecung Dikendarai Ibu Guru, Begini Kronologinya

Dijelaskan, kecelakaan bermula saat mobil yang dikendarai NA berjalan dari persimpangan Ciceri menuju Bundaran Cicieri.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Qodir
Tangkap layar @infoserang
Sebuah mobil menabrak sejumlah sepeda motor di halaman parkir minimarket di Jalan KH Abdul Fatah Hasan nomor 26 Sumurpecung, Kecamatan Serang, Kota Serang, Sabtu (10/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SUMURPECUNG - Polisi telah menyelidiki kecelakaan lalu lintas tunggal sebuah mobil yang terjadi di Jalan KH Abdul Fatah Hasan nomor 26 Sumurpecung, Kecamatan Serang, Kota Serang, Sabtu (10/7/2021) siang lalu.

Diketahui, mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi B 2580 TZA yang menabrak belasan sepeda motor di depan minimarket itu dikendarai seorang ibu guru berinsial NA, 35 tahun.

Kepada polisi, NA mengaku dirinya belum mahir mengendari mobil tersebut.

"Diduga koran kurang mahir saat mengemudi sehingga lepas kendali dan menabrak 4 sepedah motor yang diparkir di depan pusat perbelanjaan," ujar Kasatlantas Polres Serang, AKP Abdul Gofar, saat dikonfirmasi TribunBanten.com, Senin (12/7/2021).

Baca juga: Diduga Dikendarai Ibu-ibu, Mobil Tabrak 8 Motor dan Gerai Promo Minimarket di Sumurpecung

Dijelaskan, kecelakaan bermula saat mobil yang dikendarai NA berjalan dari persimpangan Ciceri menuju Bundaran Cicieri.

Namun, pada saat berbelok menuju arah Jalan H Khozin, NA hilang kendali dan bergerak ke kiri hingga menabrak belasan sepeda dan gerai promo di halaman parkir minimarket Bunderan Ciceri.

Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam persitiwa tersebut. Namun, empat sepeda yang terparkir di halaman parkir minimarket mengalami kerusakan cukup berat. Juga demikian mobil NA.

Baca juga: Ambulans Membawa Jenazah Tabrakan dengan Truk, 4 Pengiring Jenazah Tewas

Baca juga: BREAKING NEWS - Kecelakaan Maut Bus Terguling Tol Pejagan-Pemalang, 8 Orang Tewas

Kerugian dalam peristiwa tersebut sekitar Rp 3 juta.

"Sudah dilakukan mediasi dan diselesaikan secara kekeluargaan, maka pihak korban harus menanggung semua biaya keempat sepeda motor," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved