Breaking News:

Perjuangan Warga di Kabupaten Serang Jualan Batu Bata demi Bertahan Hidup, Ini Kisahnya

Yerdi, warga Kabupaten Serang, menceritakan pengalaman bertahan hidup dari menjual batu bata.

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/MILDANIATI
Yardi menunjukan proses pembuatan bata pres yang biasa dia buat setiap harinya. 

Laporan wartawan TribunBanten.com Mildaniati

TRIBUNBANTEN,KOTA SERANG - Yerdi, warga Kabupaten Serang, menceritakan pengalaman bertahan hidup dari menjual batu bata.

Dia menjual batu bata di kediamannya di Kampung Sambilawang jalan Waringin Kurung, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, Banten.

Baca juga: Viral Video Kisah Wanita Muda ODGJ Dipasung 4 Tahun, Diduga Tiba-Tiba Pingsan Lalu Hilang Ingatan

Berdasarkan pantauan TribunBanten.com pada Minggu (11/7/2021), batu bata terlihat ditumpuk sebanyak sembilan tumpukan secara zigzag di halaman depan kediamannya

Sementara itu, bagian atas batu bata ditutup anyaman daun kirai seng, karpet hitam, dan dilapisi kayu agar tak terbawa angin.

Seluruh sisi dibiarkan terbuka untuk memudahkan menjemur

Di sisi kanan rumah terdapat ruangan terbuka dari kayu dan atapnya dari daun kirai. Tempat ini digunakan sebagai tempat pembakaran.

Terdapat pula tumpukan kayu bakar dan bata yang sudah melalui proses pembakaran.

Di sisi kiri rumah ada kandang kambing. Selain membuat bata, dia juga memelihara 9 ekor kambing.

Setiap hari, Yardi membuat batu bata bersama dengan istrinya. Dia tidak memiliki pegawai.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved