Breaking News:

PPKM Darurat

Asyik Nongkrong di Warung Kopi Cilegon Tak Pakai Masker, Pria Ini Disanksi Bayar Denda:

Sekitar 17 orang pelaku pelanggaran aturan selama penerapan PPKM Darurat menjalani sidang di Sosoro Mal, pada Selasa (13/7/2021).

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Pihak Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebak mengamankan 23 orang yang sedang nongkrong di warung kopi di Rangkasbitung, pada Sabtu (10/7/2021). Mereka tidak mematuhi aturan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlaku mulai 3-20 Juli 2021. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Sekitar 17 orang pelaku pelanggaran aturan selama penerapan PPKM Darurat menjalani sidang di Sosoro Mal, pada Selasa (13/7/2021).

Pihak Kejaksaan Negeri Kota Cilegon menggelar sidang itu karena para pelaku melakukan tindak pidana ringan (tipiring).

Baca juga: Wow! Denda Pelanggar Selama PPKM Darurat di Jawa Barat Capai Rp 773 Juta

Baca juga: Cerita Tukang Bubur Bayar Denda Rp 5 Juta Setelah Kedapatan Melayani Pembeli Makan di Tempat

Edi Kenedi, pemilik warung makan Edi berada di Jalan Raya Pelabuhan Merak, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, merupakan salah satu pelanggar aturan.

Dia melanggar aturan karena membuka warung lebih dari jam operasional yang sudah ditetapkan dalam aturan selama penerapan PPKM Darurat.

Selama penerapan PPKM Darurat, tempat usaha hanya dapat buka hingga pukul 20.00 WIB.

Gegara melanggar aturan petugas menutup warung makan miliknya

"Seorang pelanggan memaksa makan di tempat, jadi yang melanggar pelanggan, akhirnya saya diberi surat kuasa karena pelanggaran ini," kata dia, kepada wartawan di Sosoro Mal, Selasa (13/7/2021).

Edi diputuskan untuk membayar denda sebesar Rp 150 ribu.

Namun, dia merasa keberatan dengan denda tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved