Breaking News:

News

Diduga Depresi Karena Menahan Sakit 10 Tahun, Seorang Pria Nekat Potong Bagian Alat Vitalnya

Seorang pria nekat yang diduga depresi karena sakit nekat bunuh diri dengan memotong bagian alat vitalnya.

Editor: Zuhirna Wulan Dilla
net
Jasad seorang pria ditemukan mengambang di Pintu Air 10, Kota Tangerang, Banten, Jumat (14/8/2020) pukul 09.30 WIB. 

TRIBUNBANTEN.COM - Seorang pria nekat yang diduga depresi karena sakit nekat bunuh diri dengan memotong bagian alat vitalnya.

Melansir Tribunnews, diduga korban depresi setelah 10 tahun menahan rasa sakit.

Peristiwa menggegerkan, seorang pria diduga melakukan bunuh diri di sebuah warung makan di Jalan Tjilik Riwut kilometer 74 RT 6 RW 3 Desa Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur , Kalimantan Tengah, Rabu (14/7/2021) pagi pukul 02.00 Wib.

Seorang pria bernama Hardiansyah alias Ancah berumur 38 tahun, nekat melakukan aksi bunuh diri dengan cara memotong bagian alat vital menggunakan pisau.

Ia diduga sudah lama menderita menahan sakit hernia (burut).

Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Cempaga Hulu, Iptu Taufik Hidayat, dikonfirmasi, Rabu (14/7/2021) membenarkan kejadian bunuh diri dengan cara memotong bagian alat vital itu.

"Ya, dia memotong bagian alat vitalnya sendiri, diduga karena depresi telah sepuluh tahun menahan rasa sakit hernia atau burut. Pihak keluarga saat mengetahui korban sudah dalam keadaan sekarat, berusaha menolong untuk membawanya ke puskesmas terdekat, namun korban akhirnya meninggal dunia," ujarnya.

Baca juga: Polisi Belum Temukan Titik Terang Penyebab Pria Asal Tangerang Tewas Gantung Diri di Gubuk

Diungkapkan Taufik, kronologis kejadiannya, saat itu korban berada di lantai 2 tempat tinggalnya, bersama dua orang yang juga tinggal di rumah sekalian warung tersebut.

Baca juga: Hati Ibunda Laeli Terkoyak Tahu Anaknya Bunuh dan Mutilasi Orang, Seperti Ditusuk-tusuk

Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian di warung tempat korban yang diduga melakukan bunuh diri dengan dengan cara memotong biji kemaluannya, karena tak sanggup menahan rasa sakit
Pada saat kejadian, korban meminta saudaranya, bernama Herlina, yang berada di lantai 1 untuk membuatkan teh.

Herlina meminta suaminya, Ahmad Hadi Susanto, untuk mengantarkan teh tersebut kepada korban di lantai atas.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved