Breaking News:

Tekan Laju Pertambahan Penduduk saat PPKM Darurat, Alat Kontrasepsi Gratis Didistribusikan di Serang

Pendistribusian alat kontrasepsi ini sudah dilakukan ke seluruh puskesmas di Kabupaten Serang.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Qodir
Shutterstock via Tribun Pontianak
Ilustrasi alat kontrasepsi 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Serang mendistribusikan alat kontrasepsi guna menekan laju pertumbuhan penduduk selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Pembagian alat kontrasepsi diprioritaskan bagi pasangan usia subur di Kabupaten Serang.

"Maka kami melakukan langkah-langkah strategis yakni kami mencoba melaksanakan gerakan cegah kontrasepsi pada pasangan usia subur," ujar Kepala DKBP3A Kabupaten Serang Tarkul Wasyit kepada TribunBanten.com, Rabu (14/7/2021).

Tarkul mengatakan pendistribusian alat kontrasepsi atau KB non-MKJD (Metode kontrasepsi jangka panjang) dilakukan dalam satu bulan ke depan, yakni berupa suntik, pil dan kondom.

"Tiga jenis alat kontrasepsi yang disalurkan pada bulan ini. Yakni, 25.000 alat suntik, 25.000 pil, dan 200 gross kondom atau setara dengan 28.800 buah," jelasnya.

Baca juga: Mengurus Dokumen Kependudukan di Kota Serang Bisa Online, Begini Caranya

Baca juga: Cek Status Penerima Bansos Tunai Rp 300 Ribu di cekbansos.kemensos.go.id

Pendistribusian alat kontrasepsi ini sudah dilakukan ke seluruh puskesmas di Kabupaten Serang.

Diharapkan pendistribusian alat kontrasepsi tersebut dapat menekan angka kehamilan dan laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Serang.

"Yang pasti semua fasilitas sudah kami distribusikan ke puskesmas, ke klinik bidang praktek mandiri juga kami distribusikan," katanya.

Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Serang Tarkul Wasyit di kantor DKBP3A Kabupaten Serang, Jalan Empat Lima nomor 28, Serang, Kecamata Serang, Kota Serang, Banten, Rabu (14/7/2021). 
Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Serang Tarkul Wasyit di kantor DKBP3A Kabupaten Serang, Jalan Empat Lima nomor 28, Serang, Kecamata Serang, Kota Serang, Banten, Rabu (14/7/2021).  (TribunBanten.com/Desi Purnamasari)

Adapun mekanismenya, lanjut Tarkul, pasangan usia subur yang menggunakan alat kontrasepsi suntik dan habis masa kerjanya dapat melanjutkan kontrapsi suntik ke puskesmas.

Sedangkan, kontrasepsi pil dan kondom akan distribusikan melalui tenaga penyuluh di lapangan.

"Nanti mereka yang akan melaksanakan pendistribusian ke pasangan usia subur," jelasnya.

Baca juga: Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Corona untuk Anak Usia 12-17 Tahun di Tangsel Mulai 14 Juli 2021

Ia menegaskan seluruh alat kontrasepsi tersebut dibagikan secara gratis. Tidak ada persyaratan khusus, hanya mempunyai kartu identitas sebagai warga Kabupaten Serang.

Ia menambahkan, saat ini jumlah pasangan usia subur (PUS) di Kabupaten Serang sebanyak 322 pasangan. Dari jumlah itu, sebanyak 70 persen di antaranya menggunakan KB non-MKJP.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved