Breaking News:

Matahari Tepat di Atas Ka'bah 15 Juli 2021, Berikut 6 Cara Meluruskan Arah Kiblat

Pada Kamis (15/7/2021) siang waktu setempat, posisi matahari dilaporkan berada tepat di atas Ka'bah di Arab Saudi.

Editor: Glery Lazuardi
Kementerian Media Saudi/AFP
Sebuah gambar selebaran yang disediakan oleh Kementerian Media Saudi pada 31 Juli 2020 menunjukkan para jamaah yang berkeliling di sekitar Ka'bah, tempat suci paling suci di Masjidil Haram di kota suci Saudi, Mekah. Jemaah haji Muslim berkumpul hari ini di Gunung Arafat Arab Saudi untuk klimaks haji tahun ini, yang terkecil di zaman modern dan kontras dengan kerumunan besar tahun-tahun sebelumnya. 

TRIBUNBANTEN.COM - Pada Kamis (15/7/2021) siang waktu setempat, posisi matahari dilaporkan berada tepat di atas Ka'bah di Arab Saudi.

Posisi matahari itu dapat menjadi momentum untuk meluruskan arah kiblat utamanya bagi masyarakat Indonesia yang bergama Islam.

Baca juga: Muslim di Suriname Punya Dua Arah Kiblat Saat Salat, Terungkap Asal-usulnya Pengaruh Orang Indonesia

Baca juga: Niat dan Tata Cara Mandi Wajib atau Mandi Junub, Awali dengan Wudhu dan Menghadap Kiblat

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Agus Salim, mengatakan peristiwa semacam ini dikenal dengan nama Istiwa A'zham atau Rashdul Qiblah.

Yaitu, waktu matahari di atas Ka'bah di mana bayangan benda yang terkena sinar matahari menunjuk arah kiblat.

"Peristiwa alam ini akan terjadi pada pukul 16.27 WIB atau 17.27 WITA. Saat itu, bayang-bayang benda yang berdiri tegak lurus, di mana saja, akan mengarah lurus ke Ka'bah," kata Agus Salim lewat keterangan resmi di Jakarta, pada Rabu (14/7/2021).

Sementara itu, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengatakan fenomena ini memiliki banyak sebutan yakni Qibla Day atau hari kiblat, Istiwa'ul A'zham atau kulminasi agung Mekah dan hari meluruskan kiblat global.

Lebih lanjut LAPAN menyebut fenomena itu terjadi pada pukul 9.26.42 waktu setempat atau bertepatan saat tengah hari di kota Mekah, Arab Saudi.

"Fenomena ini terjadi pukul 9.26.42 waktu Saudi, atau 16.26.42 WIB/ 17.26.42 WITA/ 18.26.42 WIT, yakni saat tengah hari di Kota Mekah," ujar LAPAN lewat situs resmi.

Baca juga: PPKM Darurat, Ini Aturan Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban di Cilegon

Baca juga: Hukum Salat Jumat Diganti Dzuhur di Daerah Rawan Covid-19, Ini Penjelasan Kepala Kemenag Tangsel

Adanya fenomena ini bisa dimanfaatkan untuk meluruskan arah kiblat, dengan menggunakan kulminasi agung.

Hal ini terbilang mudah lantaran tidak membutuhkan banyak peralatan untuk mengkalibrasi arah kiblat.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved