Breaking News:

Berita Viral

Dirawat Usai Dipukul Satpol PP, Wanita Pemilik Warkop Dapat Komentar Miring Saat Perutnya Diperiksa

Namun saat diperiksa, Riana pemilik warkop di Gowa mengaku mendapatkan komentar kurang menyenangkan dari petugas medis tersebut.

Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID
Riana (baju kuning) korban diduga penganiayaan oleh oknum Satpol PP Gowa saat operasi PPKM mikro 

TRIBUNBANTEN.COM - Riana, wanita pemilik warkop yang dipukul Satpol PP Gowa mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan saat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit.

Diketahui, Riana jatuh pingsan saat membuat laporan ke kantor polisi pada Rabu (14/7/2021) malam.

Ia kemudian diawat di sebuah rumah sakit di Panciro, Kecamatan Bajeng.

Saat dirawat, sang suami, Ivan meengaku didatangi seorang petugas medis pria.

Riana menyebut petugas medis pria itu untuk mengecek kehamilan sang istri.

Sebab saat video pemukulan viral, sang istri dikabarkan sedang hamil.

Namun saat diperiksa, Riana mengaku mendapatkan komentar kurang menyenangkan dari petugas medis tersebut.

Baca juga: Tolak Permintaan Maaf Kasatpol PP Gowa, Pemilik Warkop Ungkap Kondisi Istrinya: Anak Saya Tertekan

"Laki-laki dia cek perut saya. Baru dia bilang pantas dipukul Satpol PP karena begitu gayamu," ujar Riana dikutip dari Tribun Timur.

Dia menjelaskan, saat itu dirinya sedang tidur saat petugas medis datang.

Dari informasi dihimpun, petugas medis mendatangi Riana karena ingin di USG namun menolak.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved