Breaking News:

Virus Corona

Baru 2 Bulan Jalani Usaha, Pengrajin Peti Jenazah asal Serang Langsung Kebanjiran Pesanan

Pengrajin peti jenazah asal Sukamaju, Desa Sukajadi, Kecamatan Kragilan, Kota Serang ini memulai usaha dengan meminjam modal Rp 6 juta.

Penulis: mildaniati | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Mildaniati
Cupiandi, pengrajin peti jenazah asal Kota Serang 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Belum genap dua bulan memproduksi peti jenazah, Cupiandi meraup omset Rp 50 juta dalam satu bulan, Minggu (18/7/2021).

Pengrajin peti jenazah asal Sukamaju, Desa Sukajadi, Kecamatan Kragilan, Kota Serang ini memulai usaha dengan meminjam modal Rp 6 juta.

Selain di sana dia juga membuatnya di daerah Sentul Cilebu di area sekitar perkebunan dan di Nyapah.

Pria berusia 42 tahun itu bekerjasama dengan rekannya di rumah sakit, serta dibantu oleh 6 orang temannya yang menganggur.

"Karena ada permintaan, memberdayakan yang ngaggur,"ujarnya pada TribunBanten.com saat ditemui di rumahnya, Minggu (18/7/2021).

Cupiandi langsung kebanjiran orderan saat perama kali membuka usaha peti jenazah pada Juni 2021 lalu.

Dalam seminggu, ia sanggup membuat 20 samai 40 peti jenazah.

Baca juga: Kronologi Petugas Kuburkan Peti Mati Kosong di Klaten, Jenazah Tertinggal di RS

Peti buatannya terbuat dari kayu triplek dengan ketebalan 12-15 mili meter sesuai standar penanganan jenazah Covid-19.

"Pakai triplek ketebalan 12-15 mili yang tebal supaya kuat," ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved