Breaking News:

Ditangkap Bawa Surat Antigen Palsu di Pelabuhan Merak, Sopir Ngaku Kena Tipu, Begini Ceritanya

Mulyadi mengalami nasib malang. Dia tidak diperkenankan untuk menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni, pada Senin (19/7/2021).

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Glery Lazuardi
Rizki Sandi Saputra
Oknum spesialis pembuat surat swab antigen dan PCR palsu (NJ dan MDP) kala dihadirkan sebagai pelaku di Polda Metro Jaya, Selasa (13/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Mulyadi mengalami nasib malang.

Dia tidak diperkenankan untuk menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni, pada Senin (19/7/2021).

Hal ini, karena dia tertangkap tangan petugas menggunakan surat hasil swab antigen palsu untuk menyeberang.

Dia mengaku berangkat dari Subang, Jawa Barat, untuk mengantarkan sofa kepada calon pembeli di Lampung.

Dia mengaku membeli surat antigen itu bersama dengan tiket perjalanan dari oknum pengurus kendaraan bermotor.

"Pas saya beli tiket ditawarkan beli surat swab antigen total Rp 520 ribu seluruhnya," kata dia, kepada wartawan di Mapolsek Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak, Senin (19/7/2021).

Baca juga: Pelabuhan Merak Batasi Penyeberangan Selama 18-25 Juli, Berikut Syarat agar Bisa Lewat Penyekatan

Baca juga: Pembatasan Aktivitas Selama Idul Adha, Ratusan Calon Penumpang Tertahan di Pelabuhan Merak

Ketika membeli surat antigen itu, dia menyertakan KTP miliknya. Dia mengaku membayar Rp 100 ribu untuk mendapatkan surat hasil tes Covid-19 itu.

"Rekan-rekan yang lain bisa menyeberang, pas giliran saya nggak bisa," ujarnya.

Saat ini Mulyadi masih berada di Mapolsek KSKP Merak untuk menunggu proses lanjutan.

Dia mengaku tidak bersalah saat diminta keterangan aparat kepolisian. Dia mengklaim dirinya sebagai korban penipuan.

"Daripada mempersulit diri sendiri, saya omongin saja apa adanya ke petugas kalau dapat surat dari pengurus kendaraan," kata dia.

Dia mengeluh barang yang dikirim itu harus datang sesuai jadwal pesanan.

"Sekarang saya bingung ini nasib barang kiriman saya bagaimana," kata dia.

Baca juga: Kronologi Bus Murni Tabrak Arimbi di Tol Tangerang-Merak KM 56, 8 Orang Dibawa ke RS

Baca juga: Dua Bus Terlibat Kecelakaan di Tol Tangerang-Merak, 6 Orang Terluka

Sementara itu, di tempat yang sama Kapolsek KSKP Merak, Deden Komarudin mengungkapkan ada dua orang yang kedapatan menggunakan surat hasil tes Covid-19 Antigen palsu.

"Satunya harganya Rp 50 ribu tetapi sudah dibawa ke Mapolres Cilegon," ujar Deden.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved