Breaking News:

PPKM Darurat

Pembatasan Aktivitas Selama Idul Adha, Ratusan Calon Penumpang Tertahan di Pelabuhan Merak

Pihak PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Merak melarang warga untuk menyeberang ke Bakauheni, Lampung.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/KHAIRULMAARIF
Pemeriksaan surat-surat perjalanan sebelum menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Pada Senin (19/7/2021) pagi ini, terlihat antrean penumpukan calon penumpang di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten. 

Para calon penumpang itu tidak dapat menyeberang menuju ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung. 

Banyak calon penumpang kapal yang belum mengetahui informasi tidak boleh menyeberang ke Pulau Sumatera. 

Mereka telah memiliki surat vaksin Covid-19 dan hasil negatif swab antigen. Sayangnya, mereka tidak diperbolehkan untuk menyeberang.

Baca juga: Kronologi Bus Murni Tabrak Arimbi di Tol Tangerang-Merak KM 56, 8 Orang Dibawa ke RS

Baca juga: Dua Bus Terlibat Kecelakaan di Tol Tangerang-Merak, 6 Orang Terluka

Sopir travel, Egi Pranata mengaku tidak mengetahui peraturan baru yang mengakibatkan tidak diperbolehkan menyeberang.

"Saya sudah mempunyai surat vaksin dan tes swab antigen yang hasilnya negatif. Tetapi entah alasan apa tetap tidak boleh masuk," kata dia, kepada TribunBanten.com di Jalan Pelabuhan Merak, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, pada Senin (19/7/2021).

Jika ada pemberitahuan larangan menyeberang, dia meminta agar pemerintah menginformasikan sejak jauh hari.

Sehingga para calon penumpang yang akan menyebrang di Pelabuhan Meral mengetahui.

"Idul Fitri kemarin banyak penumpang saya yang tidak pulang makanya hari ini mau pulang. Tetapi malah tidak diperbolehkan," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved