Breaking News:

Kronologi Santri Terjatuh dan Tenggelam di Sungai Ciberang Lebak, Sempat Membersihkan Daging Kurban

Santri berusia 15 tahun ini terseret arus karena berenang di sungai tersebut sekitar pukul 12.00.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunBanten.com/Marteen Ronaldo
Rosadi, warga Kampung Cangkuangen, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, tewas tenggelam di Sungai Ciberang, Selasa (20/7/2021). 

Warga Berbondong-bondong Melakukan Pencarian

Rosadi, warga Kampung Cangkuangen, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, tewas tenggelam di Sungai Ciberang, Selasa (20/7/2021).

Santri berusia 15 tahun ini tenggelam saat berenang bersama tiga temannya pada pukul 12.00.

Rosadi merupakan santri Pondok Pesantren Darus Sunah.

Sukarmab, seorang warga, mengatakan Rosadi tenggelam karena tidak bisa berenang dan terseret arus Sungai Ciberang.

"Mereka berempat berenang, korban melompat dari perahu getek. Namun, dia tidak naik ke permukaan," kata warga berusia 40 tahun ini.

Warga kemudian berbondong-bondong mencari santri yang tenggelam tersebut.

Baca juga: Bocah Asal Tangerang yang Tenggelam di Pantai Anyer Sambolo Ditemukan Tak Bernyawa

Setelah beberapa jam pencarian menggunakan perahu getek, warga menemukan korban di pinggir sungai dalam posisi miring ke kiri.

Warga pun mengangkat tubuh korban.

"Korban dalam posisi sudah meninggal dunia pada saat ditemukan warga yang berenang di area itu," ucapnya.
 

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved