Breaking News:

Virus Corona di Banten

Respons Driver Ojol Hingga Pedagang di Lebak Atas Kewajiban Vaksinasi, Kami Mau Makan Apa?

Ia pun meminta pemerintah daerah tidak semena-mena dalam membuat peraturan, khususnya bagi para pengemudi ojol dan kelompok masyarakat lainnya.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Pengemudi ojol bernama Yusuf (40) di Rangkasbitung, Lebak, Selasa (20/7/2021). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pemerintah Kabupaten Lebak mewacanakan kewajiban sopir angkot, pengemudi ojek online dan pedagang di wilayah mereka menjalani vaksinasi Covid-19.

Jika tidak, izin beroperasi mereka dihentikan secara paksa petugas.

Lalu, bagaimana tanggapan para pelaku usaha dan jasa di Lebak merespons hal tersebut? 

Pengemudi ojol bernama Yusuf (40) enggan berkomentar atasa adanya wacana tersebut. Namun, jika kebijakan itu diterapkan, dia memilih untuk tidak mengikuti vaksinasi Covid-19.

Sebab, ia mengaku terlanjur kecewa dengan adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang membatasi ruang gerak ojol.

"Boro-boro divaksin, sejak PPKM Darurat saja kita sudah dibatasi untuk mencari uang. Terus sekarang, kita diwajibkan untuk divaksin agar dapat beroperasi, ya jujur saya ini seperti kami semakin dipersulit," ujarnya saat ditemui di Rangkasbitung, Lebak, Selasa (20/7/2021).

Baca juga: Wajib Vaksin! Pedagang, Angkot, dan Ojek di Lebak Dilarang Beroperasi Jika Belum Divaksin

Ia pun meminta pemerintah daerah tidak semena-mena dalam membuat peraturan, khususnya bagi para pengemudi ojol dan kelompok masyarakat lainnya.

Siswa SMA mendapatkan suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 di SMAN 20 Jakarta, Kamis (1/7/2021).
Siswa SMA mendapatkan suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 di SMAN 20 Jakarta, Kamis (1/7/2021). (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Yusuf pun berujar penolakannya ini juga di antaranya dikarenakan kekhawatiran dampak dari vaksinasi Covid-19.

"Teman saya beberapa waktu lalu divaksin juga selama satu minggu sakit dan kondisinya semakin terpuruk. Jujur, kita di situ sudah takut," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved