Breaking News:

Alasan Umat Muslim Tidak Diperbolehkan Puasa di Hari Tasyrik, Berikut Amalan yang Bisa Dilakukan

Berikut ini adalah penjelasan mengenai Hari Tasyrik dan alasan umat muslim tidak diperbolehkan berpuasa.

Editor: Amanda Putri Kirana
zakat.or.id
Ilustrasi Buka Puasa Bersama 

TRIBUNBANTEN.COM -  Berikut ini adalah penjelasan mengenai Hari Tasyrik dan alasan umat muslim tidak diperbolehkan berpuasa.

Hari Tasyrik terjadi selama tiga hari dalam bulan Dzulhijjah yakni tanggal 11, 12, dan 13.

Atau bertepatan dengan tanggal 21,22, dan 23 Juli 2021.

Hari Tasyrik juga disebut dengan Hari Nahar yang artinya hari untuk menyembelih.

Pada hari tersebut, umat Islam merayakan kemenangan dengan makan dan minum, tapi tetap mengingat dan mendekatkan diri kepada Allah.

Baca juga: Belum Sempat Berkurban saat Hari Raya Idul Adha? Bisa Dilakukan Saat Hari Tasyrik, Ini Hukumnya

Maka dari itu, di Hari Tasyrik umat Islam dilarang berpuasa.

Dilarangnya berpuasa pada hari Tasyrik karena hari tersebut merupakan hari yang harus dirayakan.

Ustaz Muhammad Syukron Maksum dalam bukunya Panduan Lengkap Ibadah Muslimah menerangkan, larangan puasa tersebut di antaranya berdasarkan sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah r.a.

"Bahwasanya Rasulullah saw. mengutus Abdullah Bin Hudzafah berkeliling Mina untuk menyampaikan: Janganlah kamu berpuasa pada hari ini, karena ia merupakan hari makan minum dan mengingat Allah Azza wa Jalla." (HR. Ahmad)

Dengan demikian, seseorang yang biasa melakukan puasa sunah Senin Kamis atau puasa Daud, dilarang berpuasa ketika bertepatan pada hari tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved