Breaking News:

Virus Corona di Banten

Bantuan Rp 5 Juta untuk Ahli Waris Pasien Covid-19 di Lebak Telat Dicairkan, Apa Alasannya?

Bantuan santunan kepada 50 pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Lebak terlambat satu minggu dari jadwal yang telah ditentukan.

Tribunnews.com /Irwan Rismawan
Petugas penggali makam Covid-19 mempersiapkan liang lahat untuk korban Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Selasa (22/9/2020). Selain tenaga medis, penggali kubur makam Covid-19 menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di Indonesia. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Bantuan santunan kepada 50 pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Lebak terlambat satu minggu dari jadwal yang telah ditentukan.

Rencananya, pihak Dinas Sosial Kabupaten Lebak menyiapkan anggaran Rp 250 juta, di mana masing-masing ahli waris akan menerima Rp 5 juta.

Namun, pemberian bantuan itu mengalami keterlambatan, karena pihak Dinsos Lebak baru mengajukan anggaran ke Badan Pendapatan dan Keuangan Anggaran Daerah Kabupaten Lebak.

Baca juga: NIK Invalid, 18.138 Calon Penerima Bansos di Lebak Terancam Tak Dapat Bantuan

Baca juga: PPKM Level 3 hingga 25 Juli, Dinsos Lebak Bakal Salurkan 2.100 Paket Sembako untuk Warga

Kepala Data dan Informasi Dinsos Lebak, Aap Sujana mengatakan terkait bantuan santunan Covid-19 di Kabupaten Lebak baru dinaikkan berkasnya ke Bendahara Dinsos untuk diserahkan kepada BPKAD.

"Tidak segampang yang dipikirkan orang, datang ke saya bisa langsung di cairkan, bukan seperti itu. Kita siapkan semua berkasnya dan kita ajukan melalui bendahara ke BPKAD untuk nantinya di cairkan ke Bank masing-masing," kata dia saat ditemui di Dinsos Lebak, Kamis (22/7/2021).

Pihaknya tak dapat memastikan kapan akan dilakukan pencairan kepada keluarga pasien Covid-19 yang meninggal dunia karena proses dan waktu yang cukup panjang hingga dapat dicairkan.

Baca juga: Cerita PKL di Lebak Terdampak PPKM: Makan Sepiring Berdua hingga Kibarkan Bendera Putih di Gerobak

Baca juga: Pedagang Kaki Lima di Lebak Makan Sepiring Berdua Hingga Kibarkan Bendera Putih

Dia meminta kepada masyarakat untuk tetap bersabar lebih lagi menunggu pencairan uang santunan tersebut.

"Yang datang berkasnya itu baru 38 berkas, dan 12 orangnya lagi masih belum memberikan berkas ke kita," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved