Breaking News:

Korupsi Masker di Banten

Sidang Pejabat Dinkes Banten Kasus Korupsi Masker Ditunda, Ini Penjelasan Kasi Penkum Kejati

Sidang perdana kasus dugaan korupsi pengadaan masker KN 95 di Dinas Kesehatan Provinsi Banten mulai digelar.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Kelas A Serang menggelar sidang perdana dugaan kasus korupsi pengadaan masker KN95 di Dinas Kesehatan Provinsi Banten. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Sidang perdana kasus dugaan korupsi pengadaan masker KN 95 di Dinas Kesehatan Provinsi Banten mulai digelar.

Sidang digelar di Gedung Pengadilan Negeri/PHI/TIPIKOR Serang kelas 1A, pada Rabu (21/7/2021).

Sebanyak dua terdakwa, yaitu Agus Suryadinata dan Wahyudin Firdaus dari pihak swasta mendengarkan pembacaan surat dakwaan.

Sementara itu, untuk tersangka Lia Susanti, dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten, sidang pembacaan surat dakwaan terpaksa ditunda karena yang bersangkutan sakit.

Mereka diduga telah merugikan uang negara dalam kasus pengadaan masker di Dinkes Provinsi Banten sebanyak Rp 1.680 miliar.

Baca juga: Terdakwa Pejabat Dinkes Banten Alami Infeksi Telinga, Sidang Dakwaan Korupsi Masker Ditunda

Baca juga: Pengadilan Tipikor Serang Mulai Sidang Kasus Korupsi Pengadaan Masker di Dinkes Banten

Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejaksaan Tinggi Banten Ivan Hebron Siahaan mengatakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan dakwaan untuk kedua terdakwa atas nama Agus Suryadinata dan Wahyudin Firdaus.

Namun untuk tersangka atas nama Lia Susanti, kata dia, naskah dakwaan belum dibacakan.

"Untuk terdakwa satu lagi, sudah dibuka sidangnya. Namun tadi terdakwa LS sedang sakit," ujarnya, saat dihubungi, Rabu (21/7/2021).

Sehingga pembacaan dakwaan untuk tersangka Lia Susanti, kata dia, pembacaan ditunda menjadi minggu depan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved