Breaking News:

Pilkades Serentak

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Muncul Wacana TPS Keliling pada Pilkades Serentak di Kabupaten Serang

Wacana ini muncul juga dikarenakan adanya keinginan warga dan para calon agar Pilkada Serentak segera dilaksanakan.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Qodir
Tribunnews.com
Ilustrasi Pemilihan Kepala Desa atau Pilkades Serentak 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Serang yang dijadwalkan digelar 1 Agustus 2021, masih belum pasti.

Hal itu disebabkan adanya perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan (PPKM) setelah Kabupaten Serang kembali masuk zona merah setelah terjadinya lonjakan kasus Covid-19.

Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Tubagus Entus mengatakan, pihaknya mempertimbangkan beberapa hal, seperti peraturan perundang-undangan, peraturan Kementerian Dalam Negeri, hingga kesehatan masyarakat karena adanya pandmei Covid-19.

Baca juga: Dua Calon Kades di Kabupaten Serang Meninggal Dunia, Fotonya Tetap Dipasang di Surat Suara

Baca juga: Kepastian Pilkades Serentak di Kabupaten Serang Ditentukan Selasa Mendatang

Sejumlah upaya telah dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 saat pelaksanaan Pilkades Serentak.

Di antaranya menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan perintah agar kepala desa menyiapkan tempat isolasi terkonsentrasi dengan anggaran dana desa.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Tubagus Entus 
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Tubagus Entus  (TribunBanten.com/Desi Purnamasari)

Selain itu, Pemkab Serang juga mewacanakan pemungutan suara dilakukan dengan "menjemput bola" atau Tempat Pemungutan Suara (TPS) dibawa ke rumah pemilik suara alias TPS keliling.

"Mewacanakan akan dilakukan pemilihan kepala desa dengan sistem pemungutan suara TPS keliling ke rumah-rumah," ucapnya.

"Karena kalau kita melihat dari kondisi kesehatan masyarakat ini kita tidak tahu kapan berakhirnya pandemi," sambungnya.

Baca juga: Pilkades Serentak Berujung Maut di Luwu Utara, Satu Orang Tewas Akibat Tusukan Badik

Baca juga: Hari Anak Nasional, LPA Banten Soroti Kekerasan Seksual Anak Pada Masa Pandemi

Sementara, kampanye calon dilakukan secara daring.

Wacana ini muncul juga dikarenakan adanya keinginan warga dan para calon agar Pilkada Serentak segera dilaksanakan.

"Maka dari itu, kami rencanakan untuk dilakukan pemungutan suara TPS keliling kepada masyarakat pemilih," ujarnya.

Ket pic Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Tubagus Entus  

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved