Breaking News:

Pasutri Jadi Korban Penganiayaan di Tangsel, Pelaku Diduga dalam Kondisi Mabuk

Pasangan suami istri di Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, menjadi korban penganiayaan orang tak dikenal di daerah pada malam takbiran Idul Adha

Editor: Glery Lazuardi
IST TribunWow
Ilustrasi penganiayaan atau pemukulan 

TRIBUNBANTEN.COM - Pasangan suami istri di Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, menjadi korban penganiayaan orang tak dikenal di daerah pada malam takbiran Idul Adha atau pada Senin (19/7/2021) malam.

Pelaku diduga berjumlah lebih dari satu orang. Pelaku disinyalir sedang berada dalam kondisi mabuk saat melakukan aksinya.

"Orang mabuk itu pelaku, kita belum tahu jelasnya yang penting lebih dari satu orang," ujar Kepala Unit Reserse Kriminal Ciputat Timur AKP Hitler Napitupulu, pada Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Putrinya Meninggal Sehari Setelah Dilahirkan, Pasutri Malah Aniaya Bayi 6 Bulan yang Baru Diadopsi

Baca juga: Kesal Dimintai Rokok dengan Cara Mengamuk, Dua Pria Ini Aniaya Saudaranya yang ODGJ Hingga Tewas

Sampai saat ini, belum diketahui bagaimana kronologi aksi pengeroyokan itu.

Namun, pasutri itu telah membuat laporan ke pihak berwajib ihwal pengeroyokan yang mereka alami.

Setelah melaporkan kejadian itu, aparat kepolisian menuturkan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku.

"Sudah diproses kok, sudah dibikin LP, lagi dicari pelakunya," kata dia.

Akibat pengeroyokan itu, kata Hitler, sang suami mengalami luka lebam.
Sementara istrinya tidak mengalami aksi kekerasan oleh pelaku.

"Luka lebam saja suaminya," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved