Breaking News:

Pemerintah akan Lakukan Migrasi TV Analog ke TV Digital, Apa Itu Televisi Digital? Ini Penjelasannya

Pemerintah melalui Kementerian Komuniaski dan Informatika (Kominfo) menginstruksikan pengalihan siaran TV analog ke TV digital.

Editor: Renald
Freepik
Ilustrasi Nonton TV 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah melalui Kementerian Komuniaski dan Informatika (Kominfo) menginstruksikan pengalihan siaran TV analog ke TV digital.

Atau bisa dikenal sebagai Analog Switch Off (ASO).

Pengalihan ini untuk semua masyarakat di Indonesia yang masih menggunakan TV analog.

Ditargetkan, mayarakat sudah beralih dari analog ke digital paling lambat 2 November 2022.

Baca juga: Jadwal Acara TV Minggu 25 Juli 2021: Ada Film Riddick di Trans TV & MasterChef Indonesia di RCTI

Ilustrasi Menonton Film Cihuy
Ilustrasi Menonton Film

Yang berarti, setelah 2 November tahun depan, siaran TV analog akan diberhentikan.

Dikutip dari laman Kominfo, televisi digital sudah menggunakan teknologi yang dapat membuat kualitas gambar dan suara lebih jernih.

Untuk saat ini, jika ingin menikmati siaran TV digital, terlebih dahulu dipastikan bahwa daerah tersebut sudah terdapat siaran TV digital.

Selanjutnya, penangkapan sinyal melalui antena UHF indoor maupun outdoor dan disambungkan ke DVBT2.

DVBT2 sendiri merupakan alat yang berada di televisi yang berfungsi menerima siaran digital.

Jika belum, masyarakat bisa memasang dekoder set top box (STB).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved