Breaking News:

Virus Corona di Lebak

Sewa Gedung RS Husada Habis, Pasien Covid-19 Isoman di Lebak Dipindah ke Gedung Pemprov

Febby mengatakan nantinya gedung BPPS Dinsos Provinsi Banten akan menjadi pusat tempat isolasi warga Kabupaten Lebak yang terpapar Covid-19

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Sejumlah kamar di Balai Pemulihan dan Pengembangan Sosial (BPPS) Dinas Sosial Provinsi Banten di Jalan Raya Ona, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (27/7/2021). Gedung tersebut akan dijadikan tempat untuk pasien Covid-19 gejala ringan dan OTG menjalani isolasi mandiri. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pemerintah Kabupaten Lebak akan memindahkan para pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di Rumah Sakit Husada (RS Haji Madali) ke gedung Balai Pemulihan dan Pengembangan Sosial (BPPS) Dinas Sosial Provinsi Banten di Jalan Raya Ona, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

Kedua bangunan itu masih berada di Kecamatan Rangkasbitung.

Pemindahan para pasien Covid-10 tanpa gejala tersebut dilakukan karena masa kontrak penyewaan Rumah Sakit Haji Madali telah berakhir. Sementara, pihak rumah sakit akan melakukan pembangunan lanjutan terhadap gedung miliknya itu.

Satgas Covid-19 Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama mengatakan pemindahan akan dilakukan mulai awal Agustus 2021.

"Karena sudah habis kontrak sewannya. Lebih lanjutnya, coba tanyakan ke Dinkes. Tetapi, yang jelas kami akan mulai memindahkan para pasien OTG dan gejala ringan pada bulan depan," ujarnya saat meninjau gedung BPPS Dinsos Provinsi Banten, Lebak, Selasa (27/7/2021).

Baca juga: Pemkab Lebak Siapkan Tempat Isolasi Bagi OTG, Dapat Tampung 40 Pasien Covid-19

Baca juga: Prihatin Baru 18 Persen, Menhub Apresiasi Vaksinasi di Pelabuhan Merak Diserbu Warga

Febby mengatakan nantinya gedung BPPS Dinsos Provinsi Banten akan menjadi pusat tempat isolasi warga Kabupaten Lebak yang terpapar Covid-19 dengan gejala ringan maupun OTG.

Pantauan TribunBanten.com, gedung BPPS Dinsos Provinsi Banten memiliki empat ruangan utama. Dua ruangan untuk pasien pria, satu ruang untuk pasien perempuan dan satu ruang untuk tenaga kesehatan.

Ruangan perempuan terdapat 7 kamar dan masing-masing kamar terdapat dua sampai tiga tempat tidur atau bad.

"Total ruangan yang ada 100 bad. Dan untuk yang pria saat ini masih belum ada tempat tidurnya, kemungkinan kami akan sediakan sambil menunggu pembersihan oleh pihak BPBD Kabupaten Lebak," terangnya.

Baca juga: 1.242 Warga Lebak Jalani Isolasi Mandiri, 200 Paket Obat Gratis dan Vitamin Mulai Dibagikan

Peralatan dan fasilitas pendukung untuk pasien dan tenaga kesehatan juga akan disiapkan, seperti kipas angin, dispenser, pantry, dan wifi.

Begitu juga dengan fasilitas kamar mandi.

"Untuk air ada beberapa yang sudah menyala dan sebagian masih dalam perbaikan oleh kami selama satu minggu ke depan," tutupnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved