Breaking News:

Virus Corona di Banten

Evaluasi Penanganan Covid-19 di Tangsel, Mendagri Soroti Insentif Nakes Belum Cair hingga BOR Tinggi

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengevaluasi penanganan pandemi Covid-19 di Tangerang Selatan.

Editor: Glery Lazuardi
surabaya.tribunnews.com/fatimatuz zahro
Mendagri Tito Karnavian 

Terkait vaksinasi yang kini menjadi senjata utama melawan pandemi Covid-19, Tito melihat Tangsel belum memenuhi target capaian herd immunity atau kekebalan komunal.

Vaksinasi masih jauh dari angka 70% populasi Tangsel.

Saat ini, vaksinasi dosis satu di Tangsel baru 302.000 orang, sedangkan vaksinasi dosis dua baru 103.000 orang.

"Namun ini belum memenuhi target untuk herd immunity untuk penduduk lebih kurang hampir dua juta. Kalau 70% berarti kan 1,4 juta. Perlu kerja keras lagi."

"Tentu pemerintah daerah mengharapkan adanya suplai vaksin yang cukup untuk Kota Tangerang Selatan, sehingga bisa dipercepat program vaksinasi," paparnya.

Baca juga: Cerita Damkar Tangsel Bantu Pemotongan Hewan Kurban: Sapi Kabur hingga Terperosok ke Parit

Baca juga: Bank Banten Berencana MoU Kemitraan dengan Pemkab Serang, Pandeglang, Pemkot Cilegon, dan Tangsel

Perkara serapan anggaran juga tak luput dari evaluasi Tito. Menurutnya, serapan 40% APBD sampai Bulan Juli 2021 sudah cukup baik.

"Untuk anggaran pandemi juga penyerapannya cukup baik hampir 50%," kata Tito.

Namun, butuh urunan banyak pihak agar penanganan pandemi Covid-19 dapat maksimal.

Tito menyarankan agar Pemkot Tangsel mulai menagih corporate social responsibility (CSR) dari perusahaan besar untuk kebutuhan penanggulangan pandemi.

"Menggalang bansos dari non-APBD seperti dari Baznas, dari CSR perusahaan yang ada di sekitar sini. Atau masyarakat lain yang mau menyumbang. Kalau ada yang menyumbang tenda Rp 1 triliun saja kan pasti akan terdukung sekali," pungkasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved