Breaking News:

8.000 dari 23.000 Karyawan Lion Air Group Dirumahkan, Pihak Maskapai: Pendapatan Perusahaan Minim

Lion Air Group saat ini mengoperasikan 10 persen slot dari total frekuensi harian dengan jumlah 1.400 penerbangan setiap hari.

Editor: Agung Yulianto Wibowo
KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARI
Ilustrasi pesawat Lion Air 

TRIBUNBANTEN.COM - Delapan ribu atau sekitar 35 persen dari 23.000 karyawan PT Lion Mentari Airlines atau Lion Air Group dirumahkan.

Ribuan karyawan itu dirumahkan karena dampak pendapatan perusahaan dengan penurunan jumlah penumpang. 

"Lion Air Group mengumumkan pengurangan tenaga kerja dengan merumahkan karyawan (status tidak pemutusan hubungan kerja)," ujar Corcomm Strategic of Lion Air Group, Danang Prihantoro, Sabtu (31/7/2021).

Baca juga: Terbang Nonstop 14 Jam 30 Menit, Pesawat A330-900NEO Lion Air Tiba, Fitur Menyaring 99% Jenis Virus

Penurunan penumpang yang berdampak pada pendapatan perusahaan itu karena pandemi Covid-19.

Menurut Danang, Lion Air Group saat ini mengoperasikan 10 persen slot dari total frekuensi harian dengan jumlah 1.400 penerbangan setiap hari.

Danang mengakui menyusutnya penerbangan memukul kondisi keuangan perusahaan.

"Kondisi pendapatan perusahaan pun sangat minimal, sedangkan biaya operasional penerbangan yang harus ditanggung masih cukup besar," kata Danang.

Danang mengaku sangat berat mengambil keputusan untuk merumahkan karyawan. 

Namun, langkah ini sebagai bentuk langkah efektif dan efisien untuk mempertahankan bisnis perusahaan, mengurangi pengeluaran dan merestrukturisasi organisasi.

Baca juga: Kronologi Pesawat Lion Air dan Garuda Gagal Mendarat di Pontianak

"Meski begitu, karyawan yang dalam status dirumahkan, Lion Air Group akan berusaha membantu memberikan dukungan biaya hidup sesuai kemampuan perusahaan," ucap Danang.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Terhantam Pandemi Covid-19, Lion Air Group Rumahkan 8.000 Karyawan

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved