Breaking News:

Pilkades Serentak

Pilkades Serentak di Pandeglang Digelar 15 Agustus, Cakades Dilarang Dangdutan dan Babacakan

Ia meminta para calon kades untuk mentaati protoko kesehatan pencegahan penularan Covid-19 selama tahapan-tahapan Pilkades tersebut.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Ratusan Bakal calon Pilkades 2021 di Kabupaten Serang mengikuti tes tertulis, Rabu (16/6/2021) 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Setelah terjadi beberapa kali penundaan, Pemerintah Kabupaten Pandeglang menetapkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di 206 desa digelar 15 Agustus 2021.

Sebelumnya, Bupati Pandeglang Irna Narulita memutuskan penundaan pelaksaan Pilkades Serentak dari rencana awal 8 Agustus 2021 setelah adanya Instruksi Mendagri tentang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dan 4 pandemi Covid-19 Jawa-Bali.

Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Muncul Wacana TPS Keliling pada Pilkades Serentak di Kabupaten Serang

Baca juga: PPKM Darurat Sukses Tekan Laju Mobilitas Warga di Pelabuhan Merak, Ini Buktinya

"Kami sudah tetapkan pada tanggal 15 Agustus mulai penghitungan suara. Jadi, yang sebelumnya kami tentukan tanggalnya 22 Agustus, kami majukan pada tanggal 15 dengan pertimbangan matang," ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Pandeglang, Doni Hermawan, saat dihubungi, Sabtu (31/7/2021).

Tahapan Pilkades Serentak di Pandeglang dimulai dengan laporan pertanggung jawaban 6 Agustus 2021, kampanye calon 9-11 Agustus 2021, masa tenang 12-14 Agustus 2021 dan pemungutan suara 15 Agustus 2021.

Baca juga: Viral Warga di Pandeglang Bongkar Makam Tokoh Masyarakat Karena Berbeda Pilihan di Pilkades

Baca juga: Unik, Tembok Kantor Kelurahan di Cilegon Ini Digantungi Buah dan Sayuran untuk Warga Isoman

Ia meminta para calon kades untuk mentaati protoko kesehatan pencegahan penularan Covid-19 selama tahapan-tahapan Pilkades tersebut.

"Dilarang menimbulkan kerumunan di masa PPKM kali ini, seperti konser dangdutan, makan bersama (babacakan) yang berpotensi menimbulkan paparan kasus baru," tegasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved