Breaking News:

RESMI! Setelah 19 Tahun Beroperasi, Giant Hengkang dari Indonesia Sejak 1 Agustus 2021

Gerai Giant di Indonesia resmi tidak beroperasi sejak Minggu. Berhenti beroperasinya gerai Giant itu sesuai dengan keputusan Hero Supermarket

Editor: Glery Lazuardi
Istimewa via Tribun Timur
Giant 

TRIBUNBANTEN.COM - Gerai Giant di Indonesia resmi tidak beroperasi sejak Minggu (1/8/2021).

Berhenti beroperasinya gerai Giant itu sesuai dengan keputusan PT Hero Supermarket Tbk pengelola, yang memutuskan menutup seluruh gerai Giant di Indonesia per akhir Juli 2021.

Pada akhir Mei 2021, Presiden Direktur Hero Supermarket Patrik Lindvall, mengumumkan penutupan Giant merupakan bagian dari langkah Hero yang akan lebih fokus pada pengembangan gerai merek lainnya, yaitu IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket.

Penutupan Giant juga merupakan bentuk adaptasi Hero Group terhadap dinamika pasar dan tren pelanggan yang terus berubah.

Pengalihan fokus bisnis pun dilakukan untuk merespons turunnya popularitas format hypermarket dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia.

“Keputusan besar seperti ini tidaklah mudah, tetapi kami percaya keputusan ini perlu diambil untuk kepentingan jangka panjang PT Hero Supermarket Tbk,” ujar Patrik.

Baca juga: Giant Tutup Mulai 31 Juli 2021, Ini Sejarahnya, Ternyata Buka Pertama Kali di Banten pada 2002

Baca juga: Suasana Gerai Giant Ekstra Serang Jelang Ditutup: Serba Diskon, Pegawai Pakai Baju Alumni Giant

Sebagai informasi, Hero akan mengubah setidaknya lima gerai Giant menjadi IKEA untuk memperluas pelayanan pelanggan. Hero Group juga tengah mempertimbangkan perubahan sejumlah gerai Giant menjadi gerai Hero Supermarket.

Kisah Giant dimulai pada tahun 1944 ketika toko pertama keluarga Teng Meng Chun ini dibuka di Sentul Pasar, Malaysia, dan diperluas dengan pembukaan Pusat Minimarket Teng di Bangsar pada tahun 1974. Selanjutnya Giant dikembangkan tak hanya di Malaysia, tetapi juga Singapura dan Indonesia.

Melansir laman Hero Group, Giant di Indonesia dibesarkan oleh perusahaan Hero Group. Awalnya bisnis yang dibangun MS Kurnia adalah minimarket. Hero Supermarket melebarkan sayapnya dan berubah menjadi Giant untuk segmen hypermarket.

Giant Hypermarket pertama dibuka di Indonesia pada 2002, berlokasi di Villa Melati Tangerang. Sebagai tambahan untuk kekuatan di segmen ritel, saham Hero Group menjadi lebih besar dengan adanya Giant sebagai hypermarket internasional.

Segmentasi Giant adalah para pelanggan yang menginginkan belanja dengan harga yang hemat, sehingga hal itu diyakini tidak mengganggu jalannya Hero Supermarket.

Mulai tahun 2013, bisnis Giant mengalami perubahan identitas. Giant Hypermarket menjadi Giant Extra, sedangkan Giant Supermarket menjadi Giant Express. Perubahan itu juga diikuti dengan perubahan konsep dan pembedaan yang jelas antara kedua format tersebut.

Giant Ekstra menjadi pemimpin pasar dalam harga murah dengan produk yang lengkap untuk kebutuhan bulanan konsumen. Sedangkan Giant Ekspres menjadi pemimpin pasar dalam harga murah dengan pelayanan cepat untuk melayani kebutuhan mingguan konsumen

Tulisan ini sudah tayang di industri.kontan.co.id berjudul Giant resmi hengkang dari Indonesia mulai 1 Agustus 2021

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved