Breaking News:

Pengadilan Negeri Kelas 1A Khusus Tangerang Kini Miliki Ruangan Khusus Mediator Non Hakim

PN Kelas 1A Khusus Tangerang meresmikan Paguyuban Mediator Non Hakim PN Tangerang & peluncuran Ruangan Khusus Mediator Non Hakim dan 5 Ruangan mediasi

Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Pihak Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Khusus Tangerang meresmikan Paguyuban Mediator Non Hakim Pengadilan Negeri Tangerang dan peluncuran Ruangan Khusus Mediator Non Hakim dan 5 Ruangan Mediasi, pada Senin (2/8/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Pihak Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Khusus Tangerang meresmikan Paguyuban Mediator Non Hakim Pengadilan Negeri Tangerang dan peluncuran Ruangan Khusus Mediator Non Hakim dan 5 Ruangan Mediasi, pada Senin (2/8/2021).

Perwakilan Mediator Non Hakim Pengadilan Negeri Tangerang (PMPT) Joni Wijaya Sinaga S.H., CLA, CTAP, CTL, CLI, C.ME, CCD mengucapkan terima kasih kepada Pengadilan Negeri Tangerang.

Di mana telah memberikan tempat kantor (lengkap dengan kursi dan meja) pada kami (PMPT) untuk bisa membantu serta berkordinasi antara pihak Hakim dan Mediator.

"Tentunya kami Mediator ada untuk bisa lebih banyak dalam menyelesaikan perkara-perkara di Kota Tangerang," ujar Joni Wijaya Sinaga, dalam keterangan tertulisnya, pada Senin (2/8/2021).

Baca juga: Kasus Pungli Bansos di Tangerang, Kadinsos Tak Penuhi Panggilan Kejari karena Alasan Ini

Baca juga: Pilkades Serentak di Kabupaten Tangerang Kembali Ditunda, Ini Alasannya

Ia menyebutkan penyediaan ruangan mediasi yang dilengkapi dengan ruang kaukus dan ruang khusus mediator ini sebagai wujud dari kesungguhan untuk mengoptimalkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016 tentang Peran Mediator Non Hakim dalam mewujudkan tujuan peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan melalui lembaga pengadilan yang efektif dan efisien.

Ketua Pengadilan Negeri Kelas 1 A Khusus Tangerang Bapak H. Minanoer Rachman, S.H., M.H mengatakan peluncuruan dilakukan secara sederhana mematuhi prokes yang berlaku.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PN Tangerang, Panmud Hukum dan seluruh Mediator non hakim yang telah terdaftar di pengadilan negeri kelas 1 A khusus Tangerang.

Ia menjelaskan mediasi sebagai salah satu Alternatif Dispute Resolution (ADR) cara menyelesaikan sengketa yang humanis dan berkeadilan.

"Hal ini dimaksudkan agar para pihak yang berperkara tidak harus menempuh seluruh tahapan proses persidangan yang panjang dan memakan waktu yang lama. Namun cukup hanya sampai pada tahap pra pemeriksaan saja, jika para pihak berhasil mencapai kesepakatan perdamaian melalui mediasi di awal persidangan," jelas Minanoer Rachman.

Pengintegrasian mediasi ke dalam proses beracara di pengadilan diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen efektif mengatasi masalah penumpukan perkara di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Khusus Tangerang.

"Serta memperkuat dan memaksimalkan fungsi lembaga non peradilan untuk penyelesaian sengketa di samping proses pengadilan yang bersifat memutus (adjudikasi)," tambah Minanoer Rachman.

Baca juga: 2 Nenek di Tanah Tinggi Kota Tangerang 9 Bulan Tidak Menerima Bantuan, Lurah: Akan Kami Telusuri

Baca juga: Puluhan Becak Dikerahkan untuk Bagikan Sembako ke Kawasan Kumuh di Kota Tangerang

Dalam pelaksanaannya, para Mediator Non Hakim PN Tangerang telah membentuk pengurus dengan nama Paguyuban Mediator Non Hakim Pengadilan Negeri Tangerang (PMT) pada tanggal 30 Maret 2021 dengan susunan pengurus dan anggota sebagai berikut.

Pengurus, Ketua: DR. Ahmad Yani, S.H, M.H., CLA., Sekretaris: Yunihar, SHI, CMe,. Bendahara: Sahat Poltak Siallagan, S.H., M.H. Para anggota: Prof. Dr. Edie Toet Hendratmo, S.H, M.Si, Joni Wijaya Sinaga, S.H., CLA, CTAP, CTL, CLI, C.ME, CCD, Dr. Walim. S.H.,M.H., Krismawan Hadiwinata, S.H. MKn., Dr. Halim Darmawan. S.H. M.H., Mohamad Anwar, S.H. M.H., Norlent Pasaribu, S.E. S.H, MBA, M.Si., Dr. Ir. Paul Lumbantobing. M.Eng., Sutan R.H. Manurung, S.E, Ak, Mak, Supriyanti, S.H., Ali Umar Harahap, S.H. M.H., Robi Anugrah Marpaung, S.H, M.H., Torang Daniel Gultom, S.H.

Para mediator non hakim telah berkomitmen mewujudkan mediasi dengan prinsip-prinsip dalam mediasi sebagai salah satu Alternatif Dispute Resolution (ADR) dan untuk terwujudnya hal tersebut telah pula dibuat jadwal piket mediator Senin sampai dengan kamis mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB dengan yang dihadiri minimal 4 (empat) orang Mediator setiap harinya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved