Breaking News:

Protes PPKM yang Tak Kunjung Usai, Pedagang di Cilegon Merebus Batu

Seorang pedagang, Irfan Hidayat mengatakan aksi merebus batu merupakan kenyataan yang sedang dihadapinya dan rekan-rekannya di rumah.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Abdul Qodir
Istimewa
Empat pedagang di Bunderan Perumnas Cilegon melakukan aksi protes dengan merebus batu pada Selasa (3/8/2021), menyusul keputusan Presiden Joko Widodo memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sampai 9 Agustus 2021. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Empat pedagang di Bunderan Perumnas Cilegon melakukan aksi protes dengan merebus batu pada Selasa (3/8/2021), menyusul keputusan Presiden Joko Widodo memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sampai 9 Agustus 2021.

Aksi tersebut digelar di Cafe Calderra Jalan Boulevard Raya, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon.

Seorang pedagang, Irfan Hidayat mengatakan aksi merebus batu merupakan kenyataan yang sedang dihadapinya dan rekan-rekannya di rumah.

Sebab, ia tidak mampu membeli bahan makanan untuk dimasak di rumah.

"PPKM tidak berpihak kepada kami para pedagang yang mendapat penghasilan sehari-hari dari pembeli yang datang, cuma ini yang dapat kita lakukan saat ini," ujarnya di lokasi.

Baca juga: Penghasilan Pertanian dan Tenun Baduy Turun Tajam Akibat PPKM, Ini Harapan ke Pemerintah

Baca juga: Layangkan Protes kepada Presiden Jokowi, Dinar Candy Mengaku Stress dengan Aturan PPKM Level 4

Selain merebus batu, para pegang itu juga mengibarkan bendera putih sebagai tanda sudah menyerah atas kondisi yang ada.

Menurutnya, para pedagang di Bunderan Perumnas Cilegon kesulitan mendapatkan pembeli selama sebulan terakhir PPKM Darurat. 

"Pendapatan kita sehari cuma Rp 30 ribuan bagi kita sila kelima Pancasila sudah tidak kami rasakan," tambahnya.

Baca juga: Rahasia Warga Baduy Belum Terpapar Covid-19, Konsumsi Bandrek hingga Obat Tradisional

Empat pedagang di Bunderan Perumnas Cilegon melakukan aksi protes dengan merebus batu pada Selasa (3/8/2021), menyusul keputusan Presiden Joko Widodo memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sampai 9 Agustus 2021.
Empat pedagang di Bunderan Perumnas Cilegon melakukan aksi protes dengan merebus batu pada Selasa (3/8/2021), menyusul keputusan Presiden Joko Widodo memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sampai 9 Agustus 2021. (Istimewa)

Terkait bantuan sembako dan uang dari pemerintah menurutnya itu hanya dapat membantu sementara saja.

Selain itu, beberapa pedagang juga tidak mendapat bantuan dari pemerintah.

"Bantuan itu tidak bisa membantu kebutuhan sehari-hari agar terpenuhi hanya sementara saja," ujarnya.

Ia berharap pemerintah memberikan solusi yang tepat untuk para pedagang atas kebijakan PPKM Darurat.

"Jangan cuma asal menutup dan membatasi pembeli yang ada, nanti banyak pengusaha gulung tikar," tandasnya.

 

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved