Breaking News:

Virus Corona di Banten

Ribuan Pegawai di Tangerang Selatan Di-PHK Selama Pandemi Covid, Mayoritas Karyawan Hotel

Ribuan pegawai di Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) selama masa pandemi Covid-19 sejak tahun 2020.

Editor: Yudhi Maulana A
net
Ilustrasi PHK 

TRIBUNBANTEN.COM - Ribuan pegawai di Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) selama masa pandemi Covid-19 sejak tahun 2020.

Dinas Ketenagakerjaan Tangsel mencatat ada 116 perusahaan yang terpaksa mem-PHK karyawannya karena mengalami dampak ekonomi yang cukup parah.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Tangsel, Sukanta, mencatat, sejak Maret 2020 lalu hingga Agustus 2021 ini, sudah ada 116 perusahaan di Tangsel yang memecat 2.752 pegawainya.

Mayoritas, perusahaan sektor perdagangan dan jasa, termasuk hotel dan restoran, yang melakukan PHK terhadap pegawainya.

"Mem-PHK dari awal pandemi  sampai sekarang berapa perusahaan, 116 perusahaan."

"Jumlah pekerja yang di-PHK dari awal pandemi sampai dengan sekarang, 2.752 orang. Itu Maret sampai sekarang," kata Sukanta di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Serua, Ciputat, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Berapa Biaya Umrah saat Pandemi Covid-19? Berikut Besaran yang Harus Dibayar

Dari PHK massal itu, yang terbanyak pada tahun 2020, khususnya Bulan Juni.

Sementara, pada 2021, hanya 398 pegawai yang terjerat PHK.

"Yang paling banyak PHK itu Bulan Juni 2020, 330 pegawai," kata Sukanta.

Sukanta mengatakan, pada pandemi Covid-19 tahun 2021 ini, perusahaan cenderung mempertahankan pegawainya.

Baca juga: Gandeng YouTuber Atta Halilintar, Polri Bagikan Bansos kepada Korban PHK Dampak PPKM Level 4

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved