Breaking News:

Virus Corona di Banten

Vaksinasi Corona untuk Warga Masih di Bawah 10 Persen, Kadinkes Kabupaten Serang Beberkan Alasannya

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, Agus Sukmayadi, mengatakan jumlah distribusi vaksin Covid-19 untuk 1.2 juta penduduk belum terpenuhi

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, Agus Sukmayadi, mengatakan jumlah distribusi vaksin Covid-19 untuk 1.2 juta penduduk belum dapat terpenuhi.

Untuk itu, pihaknya telah merencanakan untuk mendistribusikan 229 vial jenis Moderna untuk tenanga kesehatan dan 2.000 vial jenis Sinovac pada dosis pertama serta dosis kedua 300 vial.

"Untuk sasaran 1,2 juta (warga,-red) memang masih belum dapat terpenuhi, tapi kita juga memahami untuk distribusi vaksin baik di Provinsi memang diatur sudah jelas tahapan-tahapannya," kata dia, ditemui di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang, Kamis (5/7/2021).

Baca juga: Ada Kemiripan, Logo HUT ke-14 Kota Serang Diduga Plagiat, Ini Kata Pembuat Logo HUT 143 Pandeglang

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Perempuan yang Ditemukan Terbungkus Karpet di Cikande Kabupaten Serang

Saat ini, kata dia, jumlah penduduk Kabupaten Serang yang telah divaksin masih berada di bawah angka 10 persen dari sasaran.

Untuk mencapai target sasaran vaksinasi Covid-19, pihaknya meminta kepada puskesmas agar secara rutin menggelar kegiatan vaksinasi secara reguler.

Dia menargetkan satu unit puskesmas dapat mendistribusikan vaksinasi Covid-19 kepada 100 orang per hari.

"Memang dibantu kegiatan vaksin massal, ya memang kegiatan ini tidak akan selesai dalam satu minggu namun memang masih kita lakukan dibeberapa wilayah," kata dia.

Baca juga: Ramai Logo HUT ke-14 Kota Serang Mirip dengan Logo HUT Pandeglang 2 Tahun Lalu

Baca juga: Pemadaman Listrik Bergilir PLN di Kota Serang, Kamis 5 Agustus 2021, Cek Jadwal dan Lokasinya

Dia memahami tugas petugas puskesmas tidak hanya melakukan vaksinasi tetapi juga ada kegiatan lain seperti testing, stresing dan lainnya.

Apalagi ditambah fakta yang ditemukan bahwa tenaga kesehatan terpapar Covid-19 serta harus melakukan isolasi mandiri (isoman).

"Karena memang ada beberapa nakes di beberapa puskesmas yang sedang isoman. Itu antara yang bekerja. Kami atur sedemikan rupa, karena memang kita ini masih sangat terbatas," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved