Breaking News:

Tak Punya Uang, Pasangan Ini Ngaku Karang Taruna Tarik Pungli 'Door to Door' ke Pedagang di Tangsel

Anggota Karang Taruna gadungan yang meminta pungutan liar ke para pedagang di kawasan Kelurahan Pisangan, Tangerang Selatan membuat pengakuan.

Editor: Glery Lazuardi
Tangkapan layar
Rekaman CCTV seorang pemuda mengaku anggota karang taruna menarik pungutan di warteg kawasan Pisangan, Ciputat Timur, Tangsel, Minggu (1/8/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Anggota Karang Taruna gadungan yang meminta pungutan liar ke para pedagang di kawasan Kelurahan Pisangan, Tangerang Selatan membuat pengakuan.

AR (perempuan) dan SD (laki-laki) berkeliling ke tiga pedagang saat meminta sumbangan modus untuk acara perayaan 17 Agustus dan mengaku anggota Karang Taruna.

Dari tiga pedagang, hanya satu yang memberikan, senilai Rp 35 ribu.

Kini, mereka telah diamankan aparat Polsek Ciputat Timur di kawasan Serua Indah, Ciputat.

Hal itu diungkap Kanit Reskrim Polsek Ciputat Timur Iptu Deni Nova.

Motif pelaku untuk mencari uang, memenuhi kehidupan sehari-hari.

"Iya sudah diamankan, di Eyang Agung. Ya nyari duit saja. Katanya ibunya lagi sakit. Ya enggak punk banget, tapi ya di jalan hidupnya. Anak punk lah," papar Deni saat dihubungi Kamis (5/8/2021).

Baca juga: Viral Pungli Agustusan Bermodus Karang Taruna ke Pedagang di Tangsel, Polisi Sudah Tahu Pelakunya  

Baca juga: Pemkot Tangerang Terima 47 Aduan Soal Pungli, Begini Prosedur Penanganan Perkara hingga Proses Hukum

Menurut dia, para pelaku akan marah-marah jika keinginannya itu tidak diturui.

"Meras sih enggak ya, dia minta kalau enggak ngasih ya enggak diancam hanya marah-marah, 'Entar saya bilangin Pak RT lho'," ujarnya.

Denipun tengah memanggil pihak Karang Taruna Pisangan untuk klarifikasi dan menyelesaikannya secara kekeluargaan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved