Breaking News:

Jeritan Pedagang Bendera di Cilegon di Tengah Pandemi

"Sekarang mah yang beli cuma perorangan saja, biasanya mah ada dari perusahaan, sekarang mah enggak ada," ujarnya.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Khairul Ma'arif
Suasana lapak penjualan bendera Merah Putih milik Herman dan Haryono di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Sabtu (7/8/2021). 

harga bendera yang dijual Herman pada kisaran Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu, tergantung dari ukurannya.

Baca juga: HUT RI ke-76: Tata Cara Upacara 17 Agustus dan Aturan Pasang Bendera Merah Putih hingga Hal Dilarang

Sementara itu, di tempat yang sama ada juga pedagang bendera lainnya, Haryono.

Ia pun menyebut pendapatannya menurun karena banyak tempat yang tidak merayakan Hari Kemerdekaan.

"Ya sekarang kan enggak ada upacara, enggak ada lomba, siapa yang mau beli bendera saya," keluhnya.

Ia berharap jangan berlarut-larut pelaksanaan PPKM ini karena terus menghimpit pendapatannya.

"Kalau bisa mah sudah lah enggak usah diperpanjang terus kita ini yang jadi korbannya," tuturnya.

Baca juga: Mahasiswa Raup Omzet Rp 25 Juta dari Cetak Sertifikat Vaksin, Diskominfo Lebak Ingatkan Ini

Haryono juga mengeluhkan jumlah pembeli tahun ini yang menurun drastis dibanding tahun lalu.

Dirinya membuka lapak semenjak akhir Juli sampai hari ini dan baru terjual beberapa saja.

"Ini mah sehari satu bendera aja terjual udah bagus, tahun lalu biasanya tiga sampai lima sehari bisa terjual," ungkapnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved