Breaking News:

Dilema Penjual Bunga di Tangsel: Bahagia Kebanjiran Pesanan tapi Hati Sedih, Kok Bisa?

Ferry Hidayat (51) pedagang bunga Bintaro Jaya Florist, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, dilema.

Editor: Glery Lazuardi
Wartakotalive.com
Ferry Hidayat (51) saat sedang mengusung karangan bunga duka cita di lokasi berjualannya kawasan Bintaro Jaya Florist, Pondok Aren, Kota Tangsel, Sabtu (7/8/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM -
Ferry Hidayat (51) pedagang bunga Bintaro Jaya Florist, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, dilema.

Selama pandemi Covid-19, dia mengaku, banyak menerima pesanan karangan bunga bertuliskan duka cita.

Namun, dia merasa sedih banyak keluarga yang kehilangan anggota keluarga karena meninggal dunia akibat infeksi Covid-19.

"Miris hati saya, miris. Jadi di saat banyak yang meninggal, kalau menurut kepercayaan saya, saya ucapkan Innalillahi Wa Inna Illaihi Rojiun. Di satu sisi kerjaan saya memang membuat karangan bunga, harus mensyukuri. Jadi dilemanya itu," katanya kepada Wartakotalive.com (Group TribunBanten.com) saat ditemui di lokasi berdagangnya kawasan Bintaro Jaya Florist, Pondok Aren, Kota Tangsel, Sabtu (7/8/2021).

Baca juga: Wali Kota Tangsel Geram Dengar Kabar Pencurian Suku Cadang Ekskavator di TPU Jombang: Keliwatan!

Baca juga: Tak Punya Uang, Pasangan Ini Ngaku Karang Taruna Tarik Pungli Door to Door ke Pedagang di Tangsel

Ferry mengaku memiliki cara tersendiri dalam menghadapi kondisi dilematis yang kerap dihadapinya sebagai pengrajin karangan bunga duka cita di tengah lonjakan angka kematian covid-19.

Selain mendoakan keluarga korban infeksi Covid-19, dirinya juga membantu pelanggannya yang ingin memesan karangan bunga duka cita.

"Jadi kalau ada yang meninggal kok saya harus bersyukur, jadi enggak enak banget kesannya. Jadi kita harus terima itu, jadi walaupun saya tidak kenal saya tetap akan ucapakan Innalillahi Wa Inna Illaihi Rojiun," ucap Ferry.

Ferry mengaku adanya peningkatan omset saat lonjakan angka kematian infeksi covid-19 terjadi.

Kata ia, peningkatan penghasilan itu dapat dirasakan para pengrajin karangan bunga duka cita di kawasan tersebut sebesar 40 persen.

Kenaikan itu mampu menutupi sementara anjloknya penjualan bunga lain seperti bunga hias, karangan ucapan pernikahan maupun pesta ulang tahun.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved