Breaking News:

Libur Tahun Baru Islam, 40 Kendaraan Tujuan Anyer Diputarbalik di Cilegon

Sebagian besar kendaraan yang diputarbalikan oleh petugas merupakan kendaran dengan plat nomor luar Banten.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Abdul Qodir
Dok. Polres Cilegon
Petugas Polres Cilegon melakukan penyekatan di Simpang Teneng dan Pertigaan Jalan Lingkar Selatan di Ciwandan, sejak Selasa hingga Rabu (11/8/2021), bersamaan perpanjagan PPKM dan libur Tahun Baru Islam 1143 H. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Petugas Polres Cilegon melakukan penyekatan di Simpang Teneng dan Pertigaan Jalan Lingkar Selatan di Ciwandan, sejak Selasa hingga Rabu (11/8/2021), bersamaan perpanjagan PPKM dan libur Tahun Baru Islam 1143 Hijriah.

Penyekatan ini dilakukan untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung di kawasan Pantai Anyer, Kabupaten Serang.

Kasatlantas Polres Cilegon, AKP Yusuf Dwi Atmodjo mengatakan karena masih diberlakukannya PPKM Level 3 di Kota Cilegon dan Kabupaten Serang sehingga penyekatan dilakukan untuk antisipasi penumpukan pengunjung.

"Karena objek wisata belum diperkenankan untuk dibuka dan kita khawatirkan ada lonjakan karena libur tahun baru Islam jadi dilakukan penyekatan," katanya saat dihubungi TribunBanten.com, Rabu (11/8/2021).

Baca juga: Mal dan Tempat Ibadah Boleh Buka Kapasitas 25 Persen, Simak Aturan PPKM di Banten!

Petugas Polres Cilegon melakukan penyekatan di Simpang Teneng dan Pertigaan Jalan Lingkar Selatan di Ciwandan, sejak Selasa hingga Rabu (11/8/2021), bersamaan perpanjagan PPKM dan libur Tahun Baru Islam 1143 H.
Petugas Polres Cilegon melakukan penyekatan di Simpang Teneng dan Pertigaan Jalan Lingkar Selatan di Ciwandan, sejak Selasa hingga Rabu (11/8/2021), bersamaan perpanjagan PPKM dan libur Tahun Baru Islam 1143 H. (Dok. Polres Cilegon)

Sementara itu, Kapolsek Ciwandan, AKP Ali Rahman mengungkapkan selama dua hari dilakukan penyekatan di Pertigaan JLS ada 40 kendaraan yang diputarbalikkan.

Sebagian besar kendaraan yang diputarbalikan oleh petugas merupakan kendaran dengan plat nomor luar Banten.

“Kendaraan yang kami putarbalikan ini karena mereka tidak bisa menunjukan hasil swab, PCR dan hendak berlibur ke Anyer," ujarnya saat dihubungi.

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Pedagang Berdemo Minta Wisata Religi Masjid Agung Banten Lama Kembali Dibuka

Baca juga: PPKM Tak Kunjung Berakhir, Dispar Minta Pelaku Usaha Wisata di Banten Lebih Kreatif

Menurutnya, saat ini objek wisata kawasan Pantai Anyer masih ditutup oleh pemerintah daerah untuk menekan angka penularan kasus Covid-19 karena adanya kerumunan.

"Penutupan ini hanya untuk pengamanan masyarakat saat pandemi Covid-19, kemudian selama masih ada pandemi Covid-19 Prokes harus tetap dipatuhi,” tandasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved