Breaking News:

Sungai Ciasem Meluap, 4 Hektare Sawah di Kabupaten Serang Gagal Panen, Jembatan Roboh

Aliran Sungai Ciasem meluap mengakibatkan jembatan roboh dan 4 hektare sawah gagal panen di Desa Tambiluk, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Aliran Sungai Ciasem meluap mengakibatkan jembatan roboh dan 4 hektare sawah gagal panen di Desa Tambiluk, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, pada Selasa (10/8/2021) sekitar pukul 02.00 WIB. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Aliran Sungai Ciasem meluap mengakibatkan jembatan roboh dan 4 hektare sawah gagal panen di Desa Tambiluk, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, pada Selasa (10/8/2021) sekitar pukul 02.00 WIB.

Jembatan itu menghubungkan Kampung Sulang dengan Kampung Tambiluk, Desa Tambiluk.

Jembatan sepanjang 6 meter dan lebar 3 meter itu dibangun pada 2001 ambruk akibat meluapnya aliran sungai Ciasem.

Baca juga: Cerita Warga Tidak Tahu Kapan HUT Kota Serang, Bingung Lihat Keramaian di TMP Ciceri

Baca juga: Lewat Pukul 20.00 WIB, Sejumlah PKL di Stadion Maulana Yusuf Serang Dibubarkan Petugas

Camat Petir Asep Hendriana mengatakan hujan deras intensitas tinggi mengguyur wilayah Petir pada Selasa malam mengakibatkan air di Sungai Ciasem meluap

"Luapan aliran sungai Ciasem dari hulu sungai tersebut membawa material tanah, pasir dan sampah yang melewati jembatan yang tidak kuat menahan derasnya aliran hingga ambrul," kata dia, saat dihubungi TribunBanten.com, Rabu (11/8/2021).

Menurut dia, jembatan itu merupakan akses jalur transportasi setiap hari masyarakat untuk pergi ke wilayah Kecamatan Cikeusal.

Untuk sementara, kata dia, jembatan belum dapat dilalui terlebih dahulu.

"Masyarakat yang akan melintas harus berputar melalui jalan utama kurang lebih 1 km," ujarnya.

Selain merobohkan jembatan, Sungai Ciasem itu juga meluap ke area persawahan milik warga sekitar 4 hektar yang mengakibatkan gagal panen.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, Untuk data pemilik sawah yang gagal panen ini masih kami lakukan pendataan hari ini," tuturnya.

Baca juga: Demokrat Kabupaten Serang Bergejolak, Pengurus DPAC Ramai-ramai Geruduk Kantor DPD Banten

Baca juga: Sudah Ada 4 UDD PMI di Banten, Kini Warga Serang Penyintas Covid Dapat Langsung Donor Konvalesen

Pihaknya sudah berkordinasi dan berkonsultasi kepada dengan Dinas PURP Kabupaten Serang untuk perbaikan sarana prasaran terdampak luapan air sungai.

"Sudah ditinjau langsung ke lokasi oleh pihak PUPR. Rencananya akan dibuatkan jembatan semetara terlebih dahulu untuk waktunya saya masih menunggu dari pihak terkait," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved