Breaking News:

Virus Corona di Banten

Tangsel Masuk Zona Oranye Penyebaran Covid-19, Angka Kasus Harian Menurun

Empat hari tersebut merupakan yang tertinggi selama pandemi Covid-19 menyerang Tangsel sejak Maret 2020 lalu. 

Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
Tangkapan layar
Peta risiko paparan Covid-19 Banten, pada Rabu (11/8/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menyandang zona oranye atau risiko sedang paparan Covid-19. 

Hal itu diumumkan Dinas Kesehatan Provinsi Banten melalui websitenya di dinkes.bantenprov.go.id, Rabu (11/8/2021) malam.

Selain Tangsel, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang juga kembali ke zona oranye.

Kota Tangerang masih berstatus zona merah atau risiko tinggi paparan Covid-19. 

Kota Serang dan Kota Cilegon bahkan berubah status dari yang sebelumnya zona oranye menjadi zona merah.

Untuk Tangsel angka penularan Covid-19 memang berkurang drastis jika dibandingkan dengan akhir Juli 2021lalu. 

Hal itu dapat dilihat melalui jumlah kasus harian dan kasus aktif.

Baca juga: Ribuan Pegawai di Tangerang Selatan Di-PHK Selama Pandemi Covid, Mayoritas Karyawan Hotel

Pada 29 Juli 2021 sampai 31 Juli 202, angka paparan harian virus ganas itu mencapai 1.000-an orang,

Jika dirincikan, pada 29 Juli angka kasus Covid-19 harian mencapai 1.157 orang, sedangkan pada 30 Juli sebanyak 1.277 orang dan 31 Juli sebanyak 1.287 orang. 

Pada 1 Agustus 2021, angka kasus Covid-19 harian mulai turun namun masih cukup tinggi, yakni 828 orang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved