Breaking News:

Lebak

Ibu Muda Habis Melahirkan Ini Terpaksa Sebrangi Sungai Pakai Eskavator Akibat Jembatan Muhara Putus

Siti Aisyah (25) warga Lebak, Banten, terpaksa harus menyebrang Sungai Ciberang menggunakan eskavator karena jembatan Muhara putus, Rabu (11/8/2021)

Istimewa/Izin Pemilik Video
Siti Aisyah (25) ibu muda yang baru melahirkan terpaksa harus menyebrang Sungai Ciberang dengan menggunakan eskavator, Rabu (11/8/2021) karena akses jembatan Muhara terputus. 

Laporan wartawan Banten.com'>Tribun Banten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Siti Aisyah (25) warga Kampung Ciladaeun, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Banten ini terpaksa harus menyebrang Sungai Ciberang menggunakan eskavator, Rabu (11/8/2021).

Siti yang baru saja melahirkan harus melawan derasnya air sungai dengan eskavator karena akses jembatan Muhara terputus.

Saat menyebrang, Siti dibantu oleh warga sekitar untuk dapat menaiki alat berat tersebut dengan didampingi oleh sang suami dan keluarga lainnya.

Baca juga: Warga Gotong-royong Bangun Jembatan Muhara Akses ke Negeri di Atas Awan yang Roboh

Kepala Desa Ciladaeun Yayat Dimyati pun membenarkan kalau Siti pada Selasa (10/8/2021) malam dini hari dilarikan ke Puskesmas untuk proses persalinan.

Ia dibawa menggunakan jembatan gantung karena jembatan utama terputus akibat luapan sungan Ciberang.

"Saat kejadian kita dari Desa yang sebelumnya sudah melakukan pengawasan melalui program Jampersal, langsung menghubungi pihak Puskesmas untuk menyiapkan mobil ambulan di seberang Sungai guna membawa Siti Aisyah ini. Dan alhamdulillah sesampainya di Puskesmas langsung melahirkan, dengan selamat," ujarnya saat dihubungi, Kamis (12/8/2021).

Siti Aisyah (25) ibu muda yang baru melahirkan terpaksa harus menyebrang Sungai Ciberang dengan menggunakan eskavator, Rabu (11/8/2021) karena akses jembatan Muhara terputus.
Siti Aisyah (25) ibu muda yang baru melahirkan terpaksa harus menyebrang Sungai Ciberang dengan menggunakan eskavator, Rabu (11/8/2021) karena akses jembatan Muhara terputus. (Istimewa/Izin Pemilik Video)

Yayat juga mengatakan setelah proses persalinan berlangsung dan Siti bersama dengan sang anak yang baru lahir diperbolehkan untuk pulang.

Baca juga: Sungai Ciasem Meluap, 4 Hektare Sawah di Kabupaten Serang Gagal Panen, Jembatan Roboh

Namun mobil ambulance yang membawa ibu dan anak itu tak dapat mengantarnya ke rumah, sehingga Siti pun melanjutkan perjalanannya dengan eskavator untuk menyebrang.

"Waktu itu kita serba cepat, karena kita sendiri khawatir dengan kondisi sungai Ciberang yang selalu tiba-tiba meluap," jelasnya.

Baca juga: Kronologi Jembatan Muhara di Lebak Putus Diterjang Banjir, Jalur Vital Warga Terganggu

Yayat menerangkan bahwa kejadian tersebut bukan lah yang pertama kali terjadi di Lebak Gedong terkait ibu hamil yang tidak dapat melalui jembatan Muhara akibat sering putus.

"Sudah sering sekali, karena memang ini adalah akses utama untuk menuju arah sana. Kita pun terus mengupayakan agar warga yang sekiranya membutuhkan tindakan emergency bisa ditanggani secara cepat baik itu melalui jembatan gantung ataupun seperti tadi kemarin itu," tegasnya.

Baca juga: Roboh Akibat Diterjang Banjir, Gubernur Banten Instruksikan Dinas PUPR Bangun Jembatan Muhara

Ia pun berharap agar ada pertolongan serius dari Pemprov Banten untuk membantu masyarakat dalam akses menghubungkan antara desa dengan yang lainnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved