Breaking News:

Periksa 20 Saksi, Kejari akan Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Salah Satu Dinas Cilegon

Puluhan saksi yang telah diperiksa berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Cilegon dan pihak swasta.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Khairul Ma'arif
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon, Ely Kusumastuti, di Kantor Kejari Cilegon, Kamis (12/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Kejaksaan Negeri Cilegon meningkatkan penyelidikan kasus dugaan yang terjadi di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Cilegon, ke tahap penyidikan, Kamis (12/8/2021).

Peningkatan itu dilakukan setelah Kejari Cilegon menemukan cukup bukti adanya tindak pidana korupsi dalam pengadaan di dinas tersebut, dari pemeriksaan 20 saksi dan temuan barang bukti.

Puluhan saksi yang telah diperiksa berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Cilegon dan pihak swasta.

Namun, pihak Kejari Cilegon baru akan mengumumkan ihwal dan pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi ini pada pekan depan.

"Progresnya sudah 90 persen untuk penetapan tersangka minggu depan," ujar Kepala Kejari Cilegon, Ely Kusumastuti, kepada wartawan di Kantor Kejari Cilegon, Kamis (12/8/2021).

Baca juga: Kasus Korupsi Lahan Samsat Malingping Dilimpahkan ke Pengadilan, Kepala Samsat Segera Diadili 

Ely menolak memberikan jawaban saat dikonfirmasi mengenai OPD atau dinas yang menjadi locus de licti kasus dugaan korupsi ini maupun nilai pengadaan dan kerugian negaranya.

"Belum bisa saya sebut dulu, karena sifatnya masih rahasia kan menjaga supaya menghindari kegaduhan saja," ujarnya.

Ilustrasi korupsi dan mark up
Ilustrasi korupsi dan mark up (Kompas via Kompas.com)

Ely menjelaskan pihaknya sengaja tidak mem-blow up dahulu kasus ini untuk memudahkan proses penyidikan dan mencegah kegaduhan.

"Masih rahasia siapa saja tokoh di balik ini semua," ucap Ely.

"Yang jelas, kami hanya memberikan yang terbaik untuk mendukung upaya reformasi birokrasi di tubuh Pemerintahan Kota Cilegon. Mohon doanya saja," tambahnya.

Baca juga: Fakta Baru Dugaan Korupsi Masker di Banten, Terdakwa Agus Jaminkan Sertifikat Tanah Milik Orang Lain

Ia hanya menegaskan Kejari Cilegon konsisten dan berkomitmen penuh melakukan penegakan hukum dari pencegahan sampai penindakan.

"Sampai dengan pengembalian aset-aset Pemkot dan BUMN yang ada di Cilegon, " kata mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

"Dan tentunya komitmen saya selama menjabat kepala Kejari Cilegon, tidak ada pungutan apapun untuk pengabdian kepada masyarakat," sambungnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved