Breaking News:

Kronologi Dua Pasien Pertama Covid-19 di Baduy

Setelah selama satu tahun lebih tidak ditemukan kasus Covid-19 di antara warga Baduy Luar, akhirnya terdapat warga yang terinfeksi virus corona.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi
NIAID-RML vis Bloomberg
Bentuk Virus Corona alias Covid-19 dilihat menggunakan mikroskop 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Setelah selama satu tahun lebih tidak ditemukan kasus Covid-19 di antara warga Baduy Luar, akhirnya terdapat warga yang terinfeksi virus corona.

Temuan dua warga positif terinfeksi Covid-19 diungkapkan oleh Kepala Puskesmas Cisimeut, Maytri Nurmaningsih.

Dia menjelaskan, dua warga Baduy yang terkonfirmasi positif merupakan ibu hamil yang pada saat itu sedang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Cisimeut pada bulan Juli 2021.

"Ya karena hasil PCR dan Swab Antigen positif, jadi mereka percaya (COVID-19,-red) dengan pemikiran mereka," kata Maytri saat dihubungi, Jumat (13/8/2021).
Pada saat itu, kedua ibu hamil itu hendak memeriksakan kondisi kesehatan ke Puskesmas Cisimeut.

Akan tetapi sebelum diperiksa, pihak rumah sakit melakukan tes PCR dan Swab Antigen kepada kedua orang tersebut. Akhrinya, mereka dinyatakan positif Covid-19.

Usai dinyatakan positif Covid-19, dua orang masyarakat Baduy Luar itu pun kembali ke rumah (huma) untuk melakukan isolasi mandiri.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Maytri, kedua orang tersebut melakukan isolasi mandiri di Gajeboh atau tempat yang berada di Baduy selama 14 hari lamanya untuk tidak menularkan Covid-19.

Selain itu, pihaknya juga sempat menanyakan kepada kedua orang tersebut kemana saja mereka berpergian.

"Terus karena hasilnya positif kita coba tanyakan ke mereka berpergian kemana saja. Lalu kita coba lakukan PCR akan tetapi mereka semua menolak," jelasnya.

Sebelumnya dua warga Baduy Luar yang berada di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten terkonfirmasi positif Covid-19.

Dua orang baduy tersebut terkonfirmasi pada akhir bulan Juli 2021 yang lalu disaat diperiksa oleh Puskesmas Cisimeut, Kecamatan Leuwidamar.

Kepala Puskesmas Cisimeut Kabupaten Lebak Maytri Nurmaningsih, membenarkan adanya penemuan kasus baru yang membuat pecah telor di suku Baduy selama satu tahun terakhir Pandemi Covid-19 tidak ditemukan kasus aktif di sana.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved