Breaking News:

Virus Corona di Banten

Sebagian Besar Hotel di Banten yang Tutup Berada di Pesisir Pantai

satu di antara tantangan bersama adalah mengubah bagaimana pandemi agar menjadi endemi agar bisa hidup bersama

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banten, GS Ashok Kumar, di depan kantor Dinas Pariwisata Banten, Jumat (13/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banten, GS Ashok Kumar, mengajak pengusaha bisa bertahan bersama-sama.

Dia mengakui sejak pandemi Covid-19, pendapatan pengusaha perhotelan dan restoran menurun secara drastis.

"Penurunannya ini lebih parah dari krisis moneter, ada beberapa hotel tutup dan berhenti sementara," ujarnya di kantor Dinas Pariwisata (Dinpar) Provinsi Banten, Jumat (13/8/2021).

Baca juga: Ribuan Pegawai di Tangerang Selatan Di-PHK Selama Pandemi Covid, Mayoritas Karyawan Hotel

Di Banten, total ada 771 pengusaha di bidang perhotelan. 

Menurut dia, satu di antara tantangan bersama adalah mengubah bagaimana pandemi agar menjadi endemi agar bisa hidup bersama.

Sejumlah hotel yang tutup sebagian besar berada di pesisir pantai.

"Setelah kena tsunami, mereka kena pandemi Covid-19. Pengusaha menutup sementara hotel dan restorannya, karyawannya juga diistirahatkan," katanya.

Ashok juga mengajak pengusaha untuk bisa mengikuti sertifikasi Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE).

"Jadi kalau yang tidak mau ikut, mereka akan ketinggalan. Sehingga diwajibkan kepada semua anggota, kalau mereka mengikuti berarti mereka serius," ucapnya.

Baca juga: Tingkat Hunian Hotel di Banten Tinggal 5 Persen Akibat PPKM

Sertifikat CHSE ini sebagai daya dukung bagi para pengusaha perhotelan dan restoran agar punya langkah-langkah penilaian yang bagus dan baik.

"CHSE ini sudah menjadi suatu persyaratan yang mutlak," kata Ashok.

Satu di antara upaya lainnya untuk bangkit adalah mengajak pengusaha mengikuti vaksinasi.

Suntik vaksin Covid-19 menjadi satu keharusan bagi para pengusaha agar membuat masyarakat tidak ragu untuk berkunjung.

"Selama ini kita hampir 80 persen semuanya sudah divaksin," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved