Breaking News:

Cerita Warga Kecamatan Jawilan Serang Jarang Mandi Karena Krisis Air

Mereka yang biasanya mandi tiga kali dalam sehari, terpaksa jadi mandi satu kali dalam sehari.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Qodir
istimewa
Warga mengalami krisis air bersih mengambil air saat mendapat bantuan di Kampung Padasuka Rt 01 Rw 01, Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Krisis air membuat warga di delapan kampung di Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, menghemat air termasuk mengurangi intesitas mandi dan mencuci.

Sebagian dikarenakan tidak mendapat pasokan air dari PDAM setempat dan sebagian lagi karena kekeringan sumber air tanah.

Seperti dialami warga di Kampung Padasuka Rt 01 Rw 01, Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.

Kondisi air kering sudah dialami warga di kampung itu lebih satu bulan terakhir.

Bahkan, mereka ada yang harus membeli air isi ulang atau bahkan mengantre mengambil di sumur pompa milik warga di kampung tetangga, Kampung Kandang Sapi.

Padahal, setidaknya satu keluarga membutuhkan air bersih tiga sampai lima jeriken berisi 15 liter setiap hari.

Baca juga: Sebulan Sudah Warga di Delapan Kampung di Jawilan Serang Alami Krisis Air Bersih

Kini, kesibukan warga pun bertambah, menjelang subuh sekitar pukul 03.00 WIB, mereka harus sudah terjaga dan bergegas mengambil air bersih di Kampung Kandang Sapi dengan jarak tempuh sekitar 2 Kilometer.

"Sebelum Subuh harus sudah bangun untuk mencari air bersih, buat kebutuhan sehari- di hari di rumah," kata Ibu Kati salah seorang warga saat ditemui TribunBanten.com di kediamannya, Sabtu (14/8/2021).

Dia dan keluarganya pun harus mengurangi intensitas mandi. Mereka yang biasanya mandi tiga kali dalam sehari, terpaksa jadi mandi satu kali dalam sehari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved