Breaking News:

Kisah Pilu Pedagang HP di Mal Cilegon, Sempat Punya Tiga Karyawan Kini Dibantu Istri

Ia pun terpaksa menjual HP-HP dagangannya di stan bermodal meja seadanya di lobi mal juga karena dampak PPKM Darurat.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Abdul Qodir

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Edward Andriy sedang sibuk menata gawai atau handphone (HP) dagangannya di lobi Mal Ramayana Cilegon, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Sabtu (14/8/2021).

Sementara, seorang perempuan berhijab hiitam menawarkan HP ke pengunjung mal yang masuk.

Perempuan itu adalah istri Andriy.

Keseharian ini sudah dilakukan selama sekitar satu bulan belakangan kendati ada aturan tidak boleh berjualan di dalam mal selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Andriy berinisiatif membuka stan dagangan di lobi mal berharap ada pengunjung membeli HP dagangannya.

Andriy menceritan, semula ia berjualan HP di salah satu gerai di lantai 2 Mal Ramayana. Seiring adanya PPKM, ia terpaksa merumahkan ketiga karyawannya.

Baca juga: Mal Cilegon Hanya Buka Sebagian, Pedagang HP Tumpah Ruah Turun Bak Pedagang Kaki Lima

"Satu persatu terpaksa harus saya rumahkan karena dampak pandemi Covid-19 ini," ujarnya kepada TribunBanten.com.

Ia pun terpaksa menjual HP-HP dagangannya di stan bermodal meja seadanya di lobi mal juga karena dampak PPKM Darurat. Sebab, pihak mal tidak membuka seluruh lantai selama PPKM Darurat.

"Alhamdulilahnya pihak mal kasih gratis pembayaran sewa bulan kemarin. Semoga aja bulan ini juga kita masih dapat gratis sewa," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved