Breaking News:

Cerita Nindy Oktiaviani, Putri Wali Kota Cilegon Memasarkan Rumah Bersubsidi Seharga Rp 150 Juta

Tantangan untuk memasarkan cukup berat. Apalagi pada masa pandemi Covid-19 sekarang

Penulis: Agung Yulianto Wibowo | Editor: Agung Yulianto Wibowo
dokumentasi pribadi
Nindy Oktiavani 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Agung Yulianto Wibowo

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Sudah hampir tiga tahun Nindy Oktiavani SArs mengelola PT Riandy Karya Megah di Kota Cilegon.

Dia mengelola perusahaan properti yang membangun rumah bagi kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) setelah lulus dari Jurusan Arsitektur, Universitas Trisakti, Jakarta, pada 2018.

Sebelumnya, perusahaan itu dikelola ayahnya, Helldy Agustian, yang kini menjabat sebagai wali kota Cilegon.

"Tantangan untuk memasarkan cukup berat. Apalagi pada masa pandemi Covid-19 sekarang," ujarnya seraya tersenyum kepada TribunBanten.com di Krakatoa Batik, Cilegon, belum lama ini.

Baca juga: Kebijakan PPN DTP Diperpanjang, REI Banten Perkirakan Bisa Dongkrak Penjualan hingga 30 Persen

Total jumlah rumah bersubsidi yang sudah dibangun sekitar 250 unit dengan tipe 27 di luas tanah 60.

Berlatar belakang sebagai arsitek, Nindy mendesain depan rumah yang dijual agar lebih menarik.

"Harga per unit Rp 150 juta dengan tenor kredit maksimal 20 tahun. Cicilan mulai Rp 900.000-an per bulan," kata perempuan berjilbab ini.

Untuk meningkatkan penjualan, Nindy memberikan promo uang muka murah, hanya Rp 10,5 juta.

Uang muka itu sudah termasuk semuanya, seperti kepengurusan dokumen.

Baca juga: Masuk ke CCM Tak Perlu Tunjukkan Sertifikat Vaksin, Pengelola Tunggu Keputusan Pemkot Cilegon

Selain itu, perempuan kelahiran Jakarta pada 7 Oktober 1996 ini juga memasarkan properti murah itu melalui media sosial.

"Penjualan dari media sosial ternyata cukup lumayan. Kami juga memasarkan dengan membagikan selebaran setelah Salat Jumat," ucapnya.

Nindy harus menjual lebih dari 100 unit lagi untuk tahap ketiga.

"Tahap I dan II sudah sold out, totalnya sekitar 250 unit," kata anak pertama dari tiga bersaudara ini.

Menurut Nindy, ayahnya sengaja membuat perusahaan properti murah agar kalangan MBR bisa memiliki rumah.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved