Breaking News:

DPRD Kritisi Dana Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Cilegon Cuma Rp 7,5 Juta

"APBD kita ini besar, kalau digunakan untuk mensejahterakan masyarakat itu jauh lebih baik bisa dinikmati daripada untuk kegiatan-kegiatan seremonial

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Khairul Ma'arif
Anggota DPRD Kota Cilegon dari Fraksi Partai Demokrat, Rahmatullah (tengah), di Kantor Kelurahan Jombang Wetan, Kota Cilegon, Senin (16/8/2021).   

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Anggota DPRD Kota Cilegon, Rahmatullah menyoroti dana program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) yang dinilai sangat kecil.

Diketahui, hari ini masyarakat Cilegon mendapat bansos RS-RTLH yang dicairkan di Dinas Sosial Kota Cilegon senilai Rp 7,5 sampai Rp 15 juta.

Kader Partai Demokrat ini menilai uang Rp 7,5 sampai Rp 15 juta itu tidak cukup untuk memperbaiki rumah.

"Minimal Rp 20 juta lah. Tapi, kalau sudah dipatok anggarannya segitu, masyarakat mau ngomong apa," ujar Rahmatullah kepada wartawan di Kantor Kelurahan Jombang Wetan, Senin (16/8/2021).

Menurutnya, nilai dana yang diberikan kepada RTLH ini memaksa penerima melakukan perbaikan rumahnya dengan skala prioritas dan seadanya.

Baca juga: 142 Warga Cilegon Bakal Terima Bantuan RTLH, Warga Kecamatan Jombang Tak Dapat

Baca juga: Bansos Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Cilegon Diajukan Setahun Sebelum Penganggaran

"Paling hanya untuk atap saja, yang penting nggak kepanasan nggak kebocoran. Sisanya bertahap dari bantuan kelurahan atau kecamatan atau dari masyarakat sekitarnya," tambahnya.

Ketua DPC Partai Demokorat Kota Cilegon ini mengungkapkan pencairan dana untuk perbaikan terhadap 142 RTLH di delapan kecamatan dari dinas sosial itu adalah sangat sedikit untuk tingkat Kota Cilegon.

Jumlah rumah yang diperbaiki itu lebih layak untuk tingkat kecamatan.

"APBD kita ini besar, kalau digunakan untuk mensejahterakan masyarakat itu jauh lebih baik bisa dinikmati daripada untuk kegiatan-kegiatan seremonial saja," ungkapnya.

Rahmatullah mendorong Pemkot Cilegon meningkatkan nilai dana bantuan dan unit dalam program RS-RLTH berikutnya.

"Ke depan saya meminta kepada dinas sosial untuk bisa menganggarkan jauh lebih besar kegiatan-kegiatan RS-RTLH ini," imbuhnya.

Baca juga: Wali Kota Umumkan Angka Kemiskinan di Kota Serang Tembus 6 Persen

Ia juga menyoroti warga Kecamatan Jombang yang tidak mendapat bantuan RS-RTLH ini.

Anggota Komisi III DPRD Kota Cilegon ini mengaku sudah menyampaikan hal tersebut kepada Camat Jombang agar jangan sampai terulang kembali.

"Jika karena perubahan sistem penginputan data yang membuat kesulitan pihak kecamatan untuk mengajukan ke Dinsos ke depan harus dievaluasi, karena kecamatan yang lain mampu mengajukan dan mendapatkan bansos RS-RTLH kecuali Kecamatan Jombang saja," tegasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved