Breaking News:

Jembatan di Carenang Amblas Setelah Dilintasi Odong-Odong, Sudah Seminggu Belum Diperbaiki

Jembatan yang memiliki panjang kurang lebih 2 meter dan hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda dua tersebut sudah dibangun sejak 2008 silam

Penulis: desi purnamasari | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Jembatan yang menghubungkan antara dua Desa di Kecamatan Carenang, yakni Desa Pamanuk dengan Desa Mekarsari, Kabupaten Serang putus 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Jembatan yang menghubungkan antara dua Desa di Kecamatan Carenang, yakni Desa Pamanuk dengan Desa Mekarsari amblias pada Rabu (11/8/2021).

Jembatan yang memiliki panjang kurang lebih 2 meter dan hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda dua tersebut sudah dibangun sejak 2008 silam.

Saat ini kondisi jembatan tersebut amblas dan membelah dua terlihat seperti huruf V pada bagian tengah ditumpukan karung berisikan pasir dan tanah oleh warga sekitar.

Pada sisi-sisi jembatan terdapat pagar dengan kondisi warna kecokelatan tampak sudah berkarat yang difungsikan sebagai pembatas dijembatan tersebut.

Jembatan tersebut berada di bawah sungai Cidurian yang saat ini kondisinya sedang surut, pada saat air banjir maka jembatan tersebut akan teredam oleh air sungai dan tidak dapat dilalui oleh warga.

Asmun, RW Kampung Kedung Porang, Desa Pamanuk mengatakan bahwa jembatan tersebut ambruk setelah dilalui oleh kendaraan odong-ondong dengan muatan berlebih.

Akibatnya jembatan tersebut tidak dapat menahan beban berat sehingga jembatan tersebut menjadi amblas dan terbelah menjadi dua.

Baca juga: Warga Gotong-royong Bangun Jembatan Muhara Akses ke Negeri di Atas Awan yang Roboh

"Itu kejadiannya minggu lalu kalau engga salah hari Rabu, itu ada odong-odong lewat jembatan ini memang biasanya tidak pernah lewat sini kebanyak memang roda dua yang melintas," katanya kepada TribunBanten.com, Senin (16/8/2021).

Ia pun menuturkan bahwa kondisi jembatan yang memang sudah dimakan oleh waktu sehingga tidak sanggup menahan beban berlebih.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved