Breaking News:

HUT ke 76 RI

Cerita Anak Tukang Bangunan Jadi Anggota Paskibra, Pihak Sekolah Sempat Tak Merestui

Siswi SMKN 3 Kota Bandung mengakui bahwa menjadi anggota pengibar bendera pusaka merupakan cita-citanya sejak kecil.

Editor: Yudhi Maulana A
dokumentasi Protokol Pemkot Serang
ILUSTRASI - Wali Kota Serang Syafrudin didampingi wakilnya, Subadri Ushuludin dan sekda, mengukuhkan 54 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dan penurunan HUT Ke-76 RI, Minggu (15/8/2021) malam. 

TRIBUNBANTEN.COM - Menjadi kebanggaan tersendiri bagi para anggota Paskibraka yang bisa terlibat  langsung dalam pengibaran bendea merah putih di upacara Hari Kemerdekaan ke-76 RI.

Seperti yang dirasakan Alya Shiffa (16), anggota Paskibraka asal Bandung ini ditugaskan membawa baki bendera pusaka untuk tingkat Kota Bandung pada upacara Detik-detik Kemerdekaan RI yang digelar di Plaza Balai Kota Bandung, Selasa (17/8/2021).

Siswi SMKN 3 Kota Bandung mengakui bahwa menjadi anggota pengibar bendera pusaka merupakan cita-citanya sejak kecil.

"Saya sejak kecil suka nonton Paskibra Istana di televisi, saya bermimpi jadi pengibar bendera, akhirnya tercapai, " ujar Alya di Balai kota Bandung, Selasa (17/8/2021).

Meski berasal dari keluarga yang sederhana, hal itu tidak menyurutnya semangatnya untuk menjadi anggota Paskibraka.

Baca juga: Upacara 17 Agustus di Puspemkot Kota Serang Digelar dengan Prokes Ketat, Paskibra Kenakan Masker

Ayah kandung Alya bekerja sebagai buruh bangunan.

Selain itu, dia juga memiliki ayah tiri dan ayah angkat.

"Ayah kandung bekerja buruh lepas, ya harian di bangunan, saya bangga punya ayah pekerja keras," ujarnya.

Hal itu diawali ketika dirinya mengikuti ekstra kurikuler Paskibra di sekolah.

Setelahnya dirinya mengikuti empat kali tes untuk pengibar bendera HUT RI.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved