Breaking News:

Banyak Anggota DPRD yang Bolos, Rapat RPJMD Kabupaten Serang Diundur

Bahrul menambahkan, pimpinan DPRD Kabupaten Serang akan berkomunikasi kembali dengan para pimpinan fraksi agar kejadian seperti ini tidak terulang kem

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Suasana Rapat Paripurna dalam rangka persetujuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Raperda Kabupaten Serang tahun 2021-2026 di Kantor DPRD Kabupaten Serang, Kamis (19/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG -  Rapat Paripurna dalam rangka persetujuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Raperda Kabupaten Serang tahun 2021-2026 di Kantor DPRD Kabupaten Serang, diundur hingga tiga hari ke depan.

Sebelumnya rapar paripurna ini dijadwalkan pada Kamis (19/8/2021) mulai pukul 14.00 WIB di Auditorium DPRD Kabupaten Serang.

Namun, hingga lebih dua kali rapat diskors, peserta rapat paripurna tidak memenuhi kuorum. Sebab, hanya 24 anggota dan empat pimpinan DPRD Kabupaten Serang yang muncul di ruang rapat paripurna.

Baca juga: Banyak Anggota DPRD Kabupaten Serang Bolos Saat Rapat RPJMD Tanpa Ada Kabar

Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum mengatakan pihaknya menjalankan regulasi yang ada dan tertuang dalam tata tertib DPRD.

"Bahwa paripurna pengambilan keputusan itu harus dihadiri dua pertiga. Karena pada saat paripuran pertama sebelum kita buka dan tidak memenuhi forum, maka rapat paripurna ini belum bisa kita laksanakan," ujarnya.

Upaya pimpinan rapat berkoordinasi dengan pimpinan fraksi saat rapat diskors juga tidak mampu membuat kuorum.

"Kalau skorsing dua kali belum terpenuhi maka kita coba komunikasi dengan pimpinan fraksi dan anggota yang belum hadir ini, akan tetapi tidak tersambung," ucapnya.

Atas alasan itu, akhirnya rapat paripurna ini ditunda hingga tiga hari mendatang.

"Kesepakatan pimpinan dan anggota DPRD bahwa paripurna kita tunda di hari senin pukul 14.00 WIB," katanya.

Baca juga: Bantuan Jamsosratu Bakal Disalurkan Mulai Oktober, Besaran Uang Belum Dipastikan

Bahrul mengaku tidak mengetahui alasan para anggota DPRD Kabupaten Serang banyak yang tidak menghadiri rapat paripurna ini.

"Karena memang kita juga tidak mengetahui jadwal masing-masing anggota, khawatir nya memang ada yang berhalangan sakit," katanya.

Menurutnya ini adalah sebuah konsekuensi dari  sebuah pekerjaan. Dan selama penundaan ini tidak menggangu regulasi dan tidak menggangu penjadwalan, maka masalah ini masih hal yang normatif.

"Tidak ada faktor lain pembahasan sudah selesai tinggal penetapan saja dalam proses penetapan tersebutkan sudah diatur dalam tata tertib bahwa paripurna penetapan itu harus dihadiri 2/3, kecuali paripurna yang lain bisa 50/1, maka kemudian kita ikuti regulasi yang ada," ucapnya.

Bahrul menambahkan, pimpinan DPRD Kabupaten Serang akan berkomunikasi kembali dengan para pimpinan fraksi agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved