Breaking News:

Cerita Jaro Saija Diminta Siapkan Baju Adat Baduy Untuk Dipakai Jokowi, Dua Kali Diundang ke Istana

Jaro Saija menceritakan bagaimana dirinya diminta mempersiapkan baju adat baduy untuk digunakan Jokowi.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Yudhi Maulana A
TRIBUNBANTEN/MARTEENRONALDOPAKPAHAN
Tetua Adat Baduy Luar, Jaro Saija 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Tetua Adat Baduy Luar, Jaro Saija mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi yang telah menggunakan pakaian adat Baduy Luar pada acara sidang tahunan MPR/DPR RI di Komplek Senayan, Jakarta, Senin (16/8/2021).

Dirinya mengaku senang dan bahagia atas penghormatan yang telah diberikan oleh orang nomor satu di Republik Indonesia tersebut kepada warga Baduy.

"Kami jujur sangat bangga, betul-betul hatinya Pak Presiden itu sangat sederhana sekali," ujarnya saat ditemui di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (19/8/2021).

Jaro Saija menceritakan bagaimana dirinya diminta mempersiapkan baju adat baduy untuk digunakan Jokowi.

Ia awalnya mempersiapkan baju adat Baduy sejak hari Selasa (10/8/2021).

Baca juga: Viral Mural Jokowi 404: Not Found, Moeldoko Buka Suara : Presiden Tidak Ambil Pusing dengan Kritik

Baju itu kemudia diambil oleh ajudan pribadi Presiden RI pada Kamis (12/8/2021).

Untuk harga sendiri, dirinya mengatakan menyesuaikan dengan harga bahan produksi yang dibuat oleh pengrajin di Desa Kanekes dan tidak terlampau mahal.

Selain itu juga, di balik pemakaian baju adat Baduy oleh Jokowi, terdapat sebuah hubungan yang harmonis yang ditunjukkan oleh Jokowi dengan warga Baduy Luar.

Jaro Saija menerangkan, bahwa dirinya telah dua kali diundang oleh Jokowi  ke Istana Negara.

Baca juga: Jokowi Effect, Baju Adat Baduy Kini Diburu Pembeli di Toko Oleh-Oleh Khas Banten

Hal tersebut terbukti dengan terpampangnya foto tetua adat baduy dengan Jokowi yang ia pajang di depan rumah.

"Sudah dua kali diundang oleh Presiden ke istana untuk bertemu waktu itu. Ya intinya kami sangat senang dengan perhormatan yang dilakukan Pak Presiden," terangnya.

Dirinya pun tidak terlalu berharap banyak untuk Jokowi dapat berkunjung ke Baduy setelah menggunakan pakaian adat tersebut.

"Iya tidak terlalu berharap lah, karena kan bapak presiden juga pasti sibuk juga," terangnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved