Breaking News:

Kadishub Cilegon Jadi Tersangka

Kadishub Cilegon Jadi Tersangka Dugaan Kasus Suap Parkir, Kepala Kejari: Diduga Terima Rp 530 Juta

Menurut Ely, tersangka belum terbukti bersalah dan masih harus diuji di dalam persidangan.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunBanten.com/Khairul Maarif
Kejaksaan Negeri Cilegon saat menetapkan Kepala Dishub UDA sebagai tersangka di kantor Kejari Cilegon, Kamis (19/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon, UDA, ditetapkan Kejari sebagai tersangka, Kamis (19/8/2021).

Kepala Kejari Cilegon, Ely Kusumastuti, mengatakan UDA diduga menerima suap sekitar Rp 530 juta.

Uang itu untuk keperluan atau syarat penerbitan Surat Pengelolaan Tempat Parkir (SPTP).

Menurut Ely, tersangka belum terbukti bersalah dan masih harus diuji di dalam persidangan.

"Yang bersangkutan menerima suap dari dua pihak swasta yang berbeda untuk pengelolaan parkir Pasar Kranggot," katanya kepada wartawan di kantor Kejari Cilegon, Kamis (19/8/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS: Kadishub Cilegon Tersangka Dugaan Suap Pengelolaan Parkir, Ditahan Selama 20 Hari

Tersangka dikenai dua pasal, yaitu Pasal 12 Huruf A UU Nomor 20 tahun 2001 perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Tipikor atau Pasal 11 UU Nomor 20 tahun 2001 perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Tipikor.

"Ancaman hukuman penjara minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun," ucapnya.

Petugas membawa Kepala Dinas Perhubungan, UDA, Kota Cilegon ke mobil tahanan setelah ditetapkan Kejari sebagai tersangka atas dugaan kasus suap pengelolaan parkir di Pasar Kranggot, Kamis (19/8/2021).
Petugas membawa Kepala Dinas Perhubungan, UDA, Kota Cilegon ke mobil tahanan setelah ditetapkan Kejari sebagai tersangka atas dugaan kasus suap pengelolaan parkir di Pasar Kranggot, Kamis (19/8/2021). (TribunBanten.com/Khairul Maarif)

Ely mengaku Kejari Cilegon sudah memeriksa 15 saksi dan memiliki dua alat bukti.

"Tersangka menerima suap ini secara bertahap," ujarnya.

UDA ditahan selama 20 hari ke depan di Lapas Kelas IIA Cilegon.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved