Breaking News:

Manfaat Kopi

Manfaat Kopi Tanpa Gula, Bisa Terhindar dari Risiko 2 Penyakit Berbahaya Ini

Manfaat minum kopi tanpa gula tambahan, bisa menurunkan risiko penyakit berbahaya seperti diabetes dan obesitas.

Penulis: Vega Dhini | Editor: Renald
Freepik.com/azerbaijan_stockers
Ilustrasi - Biji kopi, bubuk kopi hitam. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kopi adalah salah satu minuman yang sehat, tapi penambahan gula bisa membuat manfaatnya jadi berkurang.

Gula tambahan pada kopi bisa jadi berbahaya jika ditambahkan secara berlebihan.

Lalu, bagaimana cara memilih kopi yang baik untuk kesehatan? 

Bukan rahasia lagi jika kopi memiliki segudang manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh.

Simak ulasan berikut seperti dirangkum dari Healthline.

Ilustrasi - Secangkir kopi hitam.
Ilustrasi - Secangkir kopi hitam. (Freepik.com/stockking)

Kualitas kopi dapat sangat bervariasi tergantung pada metode pengolahan dan bagaimana biji kopi ditanam.

Biji kopi biasanya disemprot dengan pestisida sintetis dan bahan kimia lain yang tidak baik jika dikonsumsi manusia.

Namun, efek kesehatan dari pestisida dalam makanan masih kontroversial.

Saat ini masih sedikit bukti yang menyebutkan bahwa pestisida menyebabkan kerusakan ketika ditemukan pada tingkat rendah dalam produk.

Namun demikian, jika Anda khawatir dengan kandungan pestisida pada kopi, pertimbangkan untuk membeli biji kopi organik.

Kopi organik ini seharusnya mengandung jumlah pestisida sintetis yang jauh lebih rendah.

Selain itu, penggunaan gula dalam secangkir kopimu juga harus diperhatikan.

Baca juga: Manfaat Kopi Jika Digunakan di Rumah, Usir Serangga hingga Hilangkan Bau Tak Sedap di Sepatu

Baca juga: Manfaat Kopi untuk Kecantikan Kulit dan Rambut, Dijadikan Masker dan Sampo

Kopi yang sehat, bisa jadi berbahaya jika Anda menambahkan gula secara berlebihan ke dalamnya.

Gula tambahan bisa dibilang salah satu bahan terburuk dalam diet modern.

Gula, terutama karena jumlah fruktosanya yang tinggi, adalah penyebab utama semua jenis penyakit serius seperti obesitas dan diabetes.

Jika Anda tidak bisa minum kopi tanpa gula, gunakan pemanis alami seperti stevia.

Kopi mengandung kafein yang merupakan stimulan alami yang paling banyak dikonsumsi.

Selama ini kafein dianggap mengatasi gangguan tidur dan gangguan kecemasan.

Namun, penelitian juga melaporkan bahwa kafein memiliki berbagai manfaat kesehatan.

Salah satunya, kafein dapat meningkatkan mood dan fungsi otak.

Kafein meningkatkan dopamin dan norepinefrin yang bermanfaat bagi suasana hati dan fungsi otak Anda.

Satu penelitian melaporkan bahwa setelah peserta yang mengonsumsi 37,5-450 mg kafein, kewaspadaan, ingatan jangka pendek, dan waktu reaksi mereka bisa meningkat.

Selain itu, sebuah penelitian mengaitkan minum 2-3 cangkir kopi berkafein (sekitar 200-300 mg kafein) per hari menurunkan risiko bunuh diri hingga 45% lebih rendah.

Studi lain melaporkan risiko depresi 13% juga lebih rendah pada orang yang mengonsumsi kafein.

Ketika berbicara tentang suasana hati, lebih banyak kafein belum tentu lebih baik.

Sebuah penelitian menemukan bahwa secangkir kopi kedua tidak menghasilkan manfaat lebih lanjut kecuali dikonsumsi setidaknya 8 jam setelah cangkir pertama.

Minum antara 3-5 cangkir kopi per hari atau lebih dari 3 cangkir teh per hari juga dapat mengurangi risiko penyakit otak seperti Alzheimer dan Parkinson sebesar 28-60%.

Penting untuk dicatat bahwa kopi dan teh mengandung senyawa bioaktif lain (selain kafein) yang mungkin juga bermanfaat.

Baca artikel seputar manfaat kopi lainnya di sini

(TribunBanten.com/Vega Dhini)

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved